Kapolda Kalbar Bubarkan Massa di Jalan Gajah Mada, Pontianak

Regional

Editor sutan Dibaca : 1221

Kapolda Kalbar Bubarkan Massa di Jalan Gajah Mada, Pontianak
Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak di tengah kerumuman massa di Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan, Jumat (4/11) malam. (ist)
PONTIANAK – Kapolda Kalbar Irjen Musyafak membubarkan 600-an massa yang sempat berkerumun di depan Pasar Tradisional Flamboyan, Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan, Jumat (4/11/2016) malam.

Kerumunan  massa dipicu isu menyesatkan. Isunya ada etnis mayoritas menjadi korban pengeroyokan etnis minirotas, sehingga warga dari Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, hendak membuat perhitungan.  
“Isu itu tidak benar. Masyarakat jangan mudah terhasut,” kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Suhadi SW, Sabtu (5/11/2016).  

Menurut Suhadi, TNI dan Polri mengantisipasi isu anti etnis Cina di Provinsi Kalimantan Barat, sebagai aksi unjuk rasa anti Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Jakarta, Jumat (4/11/2016).  

Kapolda Kalbar Irjen Musyafak dan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Andika Perkasa, turun langsung mengantisipasi berbagai aksi yang tidak diiinginkan.  

Misalnya, ujar Suhadi, pukul 24.00 WIB, Jumat, 11 November 2016, anggota Polri dan TNI berhasi mengamankan kerumunan ratusan massa dari Tanjung Hulu, Kecamatan Pontianak Utara yang akan membuat keributan di kalangan pemukiman etnis Tionghoa di Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan.  

Akibatnya massa dari etnis mayoritas  berniat melakukan perhitungan terhadap etnis minoritas, sehingga sekitar 600-an orang sempat berkumpul akan merangsek masuk ke kawasan Jalan Gajah Mada.  Namun berkat, kesigapan pasukan Polri dan TNI yang langsung dikendalikan oleh Kapolda Kalbar, beserta para pejabat utama Polda Kalbar dan Kapolresta Pontianak, situasi pulih kembali.  

Setelah diberikan pengarahan oleh Kapolda Kalbar di Jalan Gajah Mada, Pasar Flamboyan. Massa mulai membubarkan diri di bawah pimpinan Habib Hafis Al Mutahar.

“Sampai saat ini anggota Brimob, Sabhara Polda dan Polresta Pontianak, didukung anggota TNI, masih berjaga jaga di titik-titik tertentu serta melaksanakan patroli terpadu antara Polri dan TNI,” kata Suhadi. (aju/sut)