8 Kapal Nelayan Vietnam dan 53 ABK Ditangkap di Laut Cina Selatan

Regional

Editor sutan Dibaca : 1255

8 Kapal Nelayan Vietnam dan 53 ABK Ditangkap di Laut Cina Selatan
KAPAL NELAYAN- Salah satu kapal nelayan Vietnam yang ditangkap di Perairan Laut Cina Selatan, Selasa (8/11/ 2016) lalu. (ist)
PONTIANAK, SP – Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak,  Direktorat Jenderal Pengawasan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menangkap 8 kapal dan 53 Anak Buah Kapal (ABK) berkebangsaan asing di zona ekonomi eksklusif Laut Cina Selatan.

"Mereka ditangkap Selasa (8/11). Dan pada hari Sabtu 12 November mendatang, barang bukti 8 unit kapal dijadwalkan merapat di Dermaga PSDKP Pontianak," kata  Kepala PSDKP Pontianak, Erik Tambunan, Kamis (10/11).  

Menurut Erik, untuk pengusutan lebih lanjut sebanyak 47 ABK sudah diamankan di Kompleks PSDKP Pontianak. Kapal dan ABK tersebut berasal dari Vietnam. Enam ABK lainnya ikut kapal yang tengah ditarik ke Dermaga PSDKP Pontianak.  Dari kapal dari 8 unit kapal  yang ditangkap terdapat 53 orang, meliputi yang 8 orang nakhoda dan 45 orang ABK.

 Kapal nelayan asing ditangkap kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan, KM Hiu Macan 01.
 Adapun data kapal yang melakukan tindak pidana perikanan, yakni BD 95377 TS, dengan Alat Penangkap Ikan (API) jenis purse seine, 7 ABK, ukuran 35 GT.  Ada kapal BD 97583 TS, SPI purseni seine, 6 ABK, ukuran 35 GT. Kapal BV 4985 TS,  API pair trawl, 11 ABK, dan 90 GT.  

Kapal BV 4984 TS, API pair trawl, 3 ABK, ukuran 60 GT. Kapal BV 92421 TS, API pair trawl, 3 ABK dan ukuran 60 GT. Kapal BV 5424 TS, API pair trawl, 10 ABK dan ukuran 90 GT. Kapal BV 92455 TS, API pair trawl, 3 ABK, dan ukuran 40 GT. Kapal BV 92458 TS, API pair trawl, 10 ABK, dan ukuran 90 GT. (aju)