Badau, Kapuas Hulu Rawan Penyelundupan

Kapuas Hulu

Editor sutan Dibaca : 752

Badau, Kapuas Hulu Rawan Penyelundupan
Ilustrasi
PUTUSSIBAU, SP- Kepala Imigrasi Kelas III Putussibau Ade Rahmat mengatakan, banyaknya jalan tikus di wilayah perbatasan,  seperti di Kecamatan Badau, menjadi celah  pelaku untuk menyelundupkan barang ilegal termasuk narkoba ke Indonesia.

"Untuk ke depan sepertinya Pemda Kapuas Hulu secara serius akan menutup jalan-jalan tikus yang ada diwilayah perbatasan RI- Malaysia," katanya, saat silaturahmi komite intelijen beserta ormas dan media yang diselengggarakan Kodim 1206 Putussibau, Jumat (23/12).

Ade mengungkapkan saat ini untuk pengawasan orang asing telah dibentuk Tim Pora, hanya saja masih terbentur masalah anggaran.

"Kami ini kesulitan anggaran, bayangkan saja satu kali perjalanan kami hanya diberikan anggaran Rp.2,5 juta saja," ujarnya. 

Sementara itu, Dandim 1206 Putussibau Letkol Inf M.Ibnu Subroto mengatakan penangkapan narkoba di wilayah PLB Badau belum lama ini menjadi perhatian serius pihaknya. 

"Sekarang ini wilayah perbatasan PLB Badau Kapuas Hulu menjadi target masuknya barang haram itu, hal ini dikarenakan Entikong, Jagoi Babang dan Sajingan sudah semakin diperketat," terangnya.

Menurutnya, banyaknya jalan tikus yang ada diwilayah Badau menjadi celah untuk para pelaku menyelundupkan barang ilegal termasuk masuknya orang asing ke Indonesia. 

"Patroli diperbatasan telah diperketat , ke depan tidak ada lagi narkoba masuk melalui wilayah perbatasan Badau," harapnya. (sap)