GOW Kapuas Hulu Minta Kasus Oknum Kades Segera Diproses

Kapuas Hulu

Editor sutan Dibaca : 1051

GOW Kapuas Hulu Minta Kasus Oknum Kades Segera Diproses
Ilustrasi
PUTUSSIBAU, SP-  Gabungan Organisasi Wanita ( GOW) Kabupaten Kapuas Hulu, meminta kasus dugaan pelecehan seksual oleh Kades Nangah Mentebah RD (35), terhadap warganya berinisial  KR (25) segera diselesaikan.  

"Kasus itu harus segara diproses dan diselesaikan. Jangan terlalu lama dan berlarut-larut, karena nantinya akan menimbulkan berbagai dugaan negatif," kata Lisma Roliza,  Wakil Ketua GOW KKH kepada Suara Pemred.
 

Menurut Lisma,  selama ini wanita selalu rentan terhadap tindakan pelecehan seksual. Hal ini disebabkan para pelaku menganggap kaum hawa merupakan kaum yang lemah. Bahkan, ada anggapan, kalau kasus-kasus seperti ini bisa diselesaikan dengan damai.
 

"Harusnya wanita itu dihargai dan dilindungi, upaya damai boleh saja, tetapi kasus hukumnya harus tetap berjalan," paparnya.  

BERITA TERKAIT:
Bupati Kapuas Hulu Kawal Kasus Oknum Kades
Polsek Mentebah Selidiki Dugaan Oknum Kades Cabuli Ibu Hamil 9 Bulan

Jika laporan korban terbukti secara hukum, lanjut Lisma, maka akan sangat menyayangkan. Tindakan yang dilakukan oleh Kades tersebut, tidak mencerminkan seorang pemimpin, yaitu melindungi dan mengayomi warganya.  

"Kalau terbukti bersalah, proses Kades tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Penegak hukum harus berani tegas dan tidak pandang bulu dalam penegakan suatu kasus dan keadilan. Kalau bisa langsung dicopot dari jabatannya," tegasnya.  

Bupati KKH, Abang Muhammad Nasir telah meminta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) untuk segera mengambil tindakan. Ia tidak ingin, masalah ini berlarut-larut dan menjadi pembicaraan yang tidak produktif.

"Terkait kasus ini, Kepala BPMPD harus segera melakukan pengecekan. BPMPD bisa berkoordinasi dengan Camat Mentebah. Jangan ditunda-tunda, segera cari informasi ke semua pihak," katanya.  

Sementara itu, Kades RD, namun hingga kini tidak dapat dihubungi. (sap)

Baca Juga:
KPM PKH di Bengkayang Bertambah 1.699 Peserta
KWH Meter Rusak, Begini Penjelasan PT PLN Sungai Jawi, Pontianak
Pelanggan PT PLN di Pontianak Dituduh Merusak KWH Meter Listrik