Senin, 23 September 2019


Hasil Gelar Perkara Asusila, Kades Nanga Mentebah Jadi Tersangka

Editor:

sutan

    |     Pembaca: 1298
Hasil Gelar Perkara Asusila, Kades Nanga Mentebah Jadi Tersangka

Ilustrasi

PUTUSSIBAU, SP - Polres Kapuas Hulu menetapkan status tersangka terhadap oknum Kades Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah berinisial RD (35). Dia diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap KR (25), yang saat itu tengah hamil tua.  

"Ada bukti petunjuk yang kami kumpulkan, bahwa tindakan oknum Kades ini mengarah pada asusila. Oleh karena itu, kami tetapkan ia sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, AKP Muhammad Aminuddin.
 

Penetapan tersebut setelah gelar perkara di Polres, yang dilaksanakan pada Jumat (13/1) lalu. Tindakan  RD, terbukti melakukan perbuatan yang mengarah pada tindakan asusila.
 

"Dengan pelaku menyuruh KR ke rumahnya sendirian, sudah mengarah jika pelaku akan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," paparnya.  

BERITA TERKAIT:
Dinas PMD Kapuas Hulu Kaji Pemecatan Oknum Kades
GOW Kapuas Hulu Minta Kasus Oknum Kades Segera Diproses



Dia  menambahkan setelah penetapan status tersangka, penyidik Polsek Mentebah terus berupaya mengumpulkan barang bukti (BB) yang ada. Proses penanganan kasus ini, penyidik Polres yang dibantu Polsek Mentebah, memerlukan pemeriksaan tambahan dan olah TKP,  untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada.  

"BB (barang bukti) sementara yang ada saat ini adalah hasil visum yang membuktikan adanya lebam dipaha korban, karena ditekan oleh pelaku. Hal ini dikuatkan oleh keterangan saksi-saksi. Dengan ini kami akan segera menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Putussibau," tutur AKP Amin.

 Adapun saksi yang telah diperiksa ada lima orang, terdiri dari pihak pelaku dua orang dan dari pihak korban tiga orang. Tersangka diancam dengan pasal 281 terkait perbuatan asusila dan ancaman hukuman dua tahun penjara.   

Sementara itu, abang kandung korban, Ayub sangat berterimakasih kepada aparat penegak hukum. Ia menilai mereka telah bekerja secara profesional dan netral, serta tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.
 

"Kami berharap penanganan kasus ini cepat selesai dan semua instansi yang terlibat dalam proses kasus ini agar mengedepankan fakta hukum yang sesungguhnya," katanya. (sap/mul)

Baca Juga:
Indonesia-Jepang, Tingkatkan Kerja Sama dari Udara Sampai Perangi Terorisme
Syarat Pedagang Dapatkan Kios di Pasar Tengah