Kekurangan Guru dan Medis Bagi Bupati Kapuas Hulu Persoalan Tiap Tahun

Kapuas Hulu

Editor sutan Dibaca : 1209

Kekurangan Guru dan Medis Bagi Bupati Kapuas Hulu Persoalan Tiap Tahun
Ujian calon Pegawai Negeri Sipil. (SP/Ist)
PUTUSSIBAU, SP- Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir mengatakan setiap tahunnya ada dua permasalahan pokok yang selalu menjadi prioritas Pemerintah Daerah (Pemda), yakni kurangnya tenaga guru dan tenaga medis. 

"Kita saat ini mengalami kekurangan tenaga guru dan medis, kedua tenaga tersebut sebetulnya sangat kita butuhkan di Kapuas Hulu," katanya.

Menurutnya, guru merupakan ujung tombak pembangunan di Kabupaten Kapuas Hulu. Sebab guru memiliki peran yang sangat penting dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Pasalnya, Jika SDM  memadai,  secara otomatis pembangunan di Kapuas Hulu akan semakin maju.

Dia menyebutkan saat ini Kapuas Hulu kekurangan sebanyak 600 guru. Akibatnya, masih ada satu sekolah dasar (SD) yang hanya memiliki satu orang guru saja.

Untuk mengatasi hal itu, lanjut Bupati,  setiap tahun Pemda Kapuas Hulu  selalu mengusulkan penambahan tenaga guru dan medis ke Pemerintah Pusat, karena kewenangan pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) berada di pusat.

“Usulkan penambahan guru sebanyak 300 orang, namun yang diterima hanya 41 guru saja. Begitu juga tenaga medis,  yang diusulkan ratusan orang,  yang diterima hanya 21 orang saja. Padahal, peserta yang mendaftar jumlahnya ribuan orang,” ungkapnya.


Sementara, Rektor IKIP-PGRI Pontianak Samion mengatakan, untuk mengatasi permasalahan kekurangan guru di daerah, solusinya yakni dengan merekrut tenaga guru kontrak.  

Menurutnya, sesuai standar pendidikan yang ada, agar proses belajar mengajar dapat berjalan secara optimal, untuk satu SD harus memiliki sembilan orang guru yang mengajar.

"Pemerintah pusat dalam mengambil kebijakan khususnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan haruslah dengan bijak dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada di daerah," harapnya. (sap/ind)

Baca Juga:
Ini Sebab Dana Sertifikasi Guru Non PNS Kemenag Kubu Raya Belum Cair 
Kasus Ijazah Palsu Kades, Disdik Melawi Bantu Pengusutan 
Pemkot Masih Kaji Jalur Kapal Feri di Nipah Kuning