Acan Habisi Mulyadi karena Emosi

Kapuas Hulu

Editor Kiwi Dibaca : 552

Acan Habisi Mulyadi karena Emosi
Ilustrasi (SP/Net)
PUTUSSIBAU, SP - Warga Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bikak, sempat digegerkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki berusia 40 tahun. Mayat tersebut ditemukan di Pinggir Sungai Kapuas, Kamis (11/5) pukul 16.30 WIB.  

Setelah diselediki, sosok mayat tersebut adalah Mulyadi, warga Dusun Tanjung Lanyan, Desa Sriwangi, Kecamatan Boyan Tanjung. Diduga ia meninggal karena tenggelam, yang disebabkan berkelahi dengan seseorang, yaitu Candra, suami dari teman Mulyadi.  

Menurut Acan, ia naik pitam dan melakukan penganiayaan terhadap Mulyadi sehingga menyebabkan korbannya tewas, karena melihat berselingkuh dengan istrinya.  

Kejadian bermula ketika ia membuntuti istrinya, yang mengakui akan menemui teman wanitanya di Kedamin, Putussibau. Saat itu ia melihat korban dan istrinya sedang berbonceng kemudian dilakukanlah pembuntutan.  

"Saya tidak kenal dengan korban, saya kenalnyapun pada saat sudah memergoki mereka selingkuh. Korban hanya saya pukul dengan helm, kemudian ia terjatuh ke sungai, dan saya langsung pergi," terangnya.  

Berdasarkan press rilis penemuan mayat di Sungai Kapuas, di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (16/5), Kasat Reskrim
Polres Kapuas Hulu, AKP Muhammad Aminuddin menyatakan, untuk diketahui apakah ada unsur pidana atau tidak terkait kematian korban.
 

“Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim berhasil mengamankan seseorang bernama Candra alias Acan, yang diduga sempat melakukan penganiayaan terhadap korban. Kini yang bersangkutan sudah kita tetapkan tersangka," ujar AKP Aminuddin.   Dijelaskannya, tersangka menganiaya korban, karena diduga perselingkuhan istri tersangka dengan korban. Waktu itu, tersangka mempergoki istrinya bersama korban sedang berduan di Lanting Boking Speed Dinas Perhubungan, Jalan Perwira Putussibau Utara, tepatnya di Taman Alun Kapuas, samping Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu.  

"Setelah tersangka melihat perselingkuhan istrinya dengan korban, lalu tersangka memukul kepala korban dengan helm, sehingga korban terpeleset ke sungai, sehingga tenggelam, dan ditemukan oleh warga tersebut, dengan kondisi sudah tidak bernyawa," jelasnya.  

AKP Aminuddin menuturkan, istri tersangka merupakan saksi kunci yang melihat kejadian penganiayaan tersangka dengan korban hingga tenggelam ke sungai kapuas.  

"Istri tersangka yang berselingkuh dengan korban berinisial AH. Dia sudah kita periksa sebagai saksi kunci," papar Kasat.  

Tersangka sudah diamankan di Mapolres Kapuas Hulu, dan barang bukti yang diamankan berupa, satu buah helm KYT warna hitam untuk memukul kepala korban, satu buah gembok warna kuning bertulisan Nisho beserta tiga buah anak kunci.

Sedangkan barang bukti milik korban, yang berhasil diamankan seperti, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX KB 2316QL warna biru les hitam, dan barang bukti lainnya milik korban.   "Tersangka kita kenakan pasal 351 ayat (3) KUHP sub pasal 351 ayat (1) KUHP sub pasal 335 KUHP," ungkapnya. (sap/mul)