Nasir: Penyuluh Garda Depan Pertanian

Kapuas Hulu

Editor Kiwi Dibaca : 409

Nasir: Penyuluh Garda Depan Pertanian
SERAHKAN SK – Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir menyerahkan SK pengangkatan CPNS ke 24 penyuluh pertanian kontrak. Nasir berharap, para penyuluh ini bisa jadi garda depan pembangunan pertanian di Bumi Uncak Kapuas.
PUTUSSIBAU, SP - Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad (AM) Nasir meminta penyuluh pertanian yang telah mendapatkan SK CPNS, bisa melaksanakan tugas dengan dedikasi dan loyalitas. Diterangkannya, penyuluh harus bisa memperbaiki hajat hidup pertanian di Bumi Uncak Kapuas.  

"Keseluruhan penyuluh ini adalah tenaga kontrak, yang diprogramkan Kementan. Saya berharap mereka terarah dalam bertugas, mengingat tantangan ke depan semakin berat dan harus diatasi,” ujar Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir SH, saat menyerahkan SK CPNS kepada 24 penyuluh pertanian, di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Rabu (5/17).   

Dikatakannya, 24 penyuluh pertanian yang diangkat sebagai CPNS ini, jika tidak bermasalah, maka dalam setahun ke depan, bisa diangkat PNS penuh. Adapun pengangkatan CPNS penyuluh petanian ini sangat panjang, butuh kesabaran bagi para tenaga kontrak.   

"Pengabdian belasan tahun sebagai penyuluh pertanian bukan hal yang mudah. Mereka terus menjalankan tugas dengan keterbatasan untuk dapat kesempatan diangkat jadi PNS seperti saat ini," ungkapnya.  

Pengangkatan ini, papar AM Nasir, juga melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab dengan Kementan.  

"Saya berharap, para penyuluh pertanian menguasai teknologi, agar produksi pertanian masyarakat optimal, kemudian swasembada dan kedaulatan pangan, yang dicanangkan Presiden Jokowi bisa tercapai," jelas AM Nasir.  

Ditegaskan bupati, penyuluh pertanian berperan untuk memperluas lahan tanam, serta peningkatan produksi. Tugas ini harus benar-benar dilakukan. Selain itu, peluang pasar mancanegara harus dimanfaatkan. Di mana produk olahan harus dapat dipasarkan ke negara tetangga.  

Kepala Dinas Pertanian Kapuas Hulu, Abdurrasyid mengatakan saat ini masih ada 30 penyuluh pertanian yang belum mendapatkan SK CPNS, dikarenakan ada persyaratan yang tidak bisa dipenuhi. Dan mereka akan diperjuangkan untuk mendapatnya pada masa mendatang.  

"Mereka akan bertugas sesuai penempatan saat kontrak dahulu. Saya berharap, mereka jadi garda depan pengembangan pertanian di Kapuas Hulu,” kata Abdurrasyid. (sap/mul)