Kapolda Cek Jalan Tikus di Badau

Kapuas Hulu

Editor Kiwi Dibaca : 431

Kapolda Cek Jalan Tikus di Badau
SAMBUT KAPOLDA – Jajaran Forkompinda Kapuas Hulu yang dipimpin Sekda Muhammad Sukri, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Kapolda Kalbar, Irjen Erwin Triwanto, di Bandara Pangsuma Putussibau, Kamis (13/7). Kunker ke Perbatasan Badau, Kapuas Hulu, dilakukan
PUTUSSIBAU, SP - Sekda Kapuas Hulu, Muhammad Sukri berharap kunjungan Kapolda Kalbar, Irjen Erwin Triwanto ke Perbatasan Indonesia- Malaysia di Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, bisa meningkatkan Kamtibmas dan kondusifitas. Ia yakin, Kapolda telah mengintruksikan jajarannya untuk waspada.  

“Pengamanan perbatasan kewenangan Pamtas dan TNI, dan Polri sifatnya membantu, namun pastinya Kapolda mengintruksikan lebih dari itu,” ujar Sekda Sukri.

Menurut Sukri, adanya pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Nanga Badau, terbukti telah meningkatkan arus lalu lintas barang dan orang. Di satu sisi bisa jadi berkah, namun apabila tidak waspada, maka bisa jadi malapetaka.  

“Misalnya berbagai macam tindak ilegal, seperti penyelundupan. Bisa juga ancaman terorisme, yang masuk lewat perbatasan,” paparnya.  

 Irjen Erwin dan rombonga tiba di Bandara Pangsuma Putussibau, Kamis (13/7). Ia mengatakan, kunjungan kerja (Kunker) ke Perbatasan Badau, Kapuas Hulu, sudah lama diagendakan, namun baru bisa terealisasi.
 

"Saya ingin mengecek kesiapan anggota, memberikan motivasi, sekaligus berdiskusi tentang situasi terbaru,” ujar Kapolda.  

Dengan Kunker tersebut, maka ia bisa melihat dan menentukan langkah-langkah antisipasi, terutama adanya ancaman terorisme dan tindakan kejahatan kriminal lainnya.  

Sebagai pejabat baru di Polda Kalbar, lanjut Irjen Erwin, ia harus melihat langsung kondisi di Badau, sebagai wilayah perbatasan. Termasuk mengecek jalan-jalan tikus, yang selama ini jadi sarana kejahatan dan tindak ilegal  

"Untuk pengawasan perbatasan secara rutin dilakukan Polres dan TNI. Kita perlu meningkatkan kewaspadaan, sehingga tidak lengah,” katanya.  

Masyarakat perbatasan pun berharap, kedatangan Kapolda memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, utamanya keseriusan untuk menutup jalan tikus, untuk meningkatkan keamanan.  

"Perbatasan ini rawan dijadikan sebagai pintu keluar masuk barang ilegal. Misalnya Narkoba dan paham-paham radikal serta terorisme. Harus ada antisipasi semua pihak, termasuk kepolisian,” kata seorang warga, Beni Iswanto. (nak/mul)