Pemburu Tupai Temukan Mayat Tergantung di dalam Hutan

Kapuas Hulu

Editor Tajil Atifin Dibaca : 569

Pemburu Tupai Temukan Mayat Tergantung di dalam Hutan
EVAKUASI - Sejumlah warga mengevakuasi jenazah Bandi alias Krebo dari hutan di Desa Landau Mentail dan Desa Boyan, Sabtu (30/9) malam.
PUTUSSIBAU, SP – Warga Desa Boyan dan Desa Landau Mentail, Kecamatan Boyan Tanjung, Kapuas Hulu, mendadak geger, Sabtu (30/9) kemarin. Pasalnya kawasan hutan mereka ditemukan sesosok mayat.  

Identitas mayat itu diketahui bernama Bandi alias Krebo, diperkirakan sudah seminggu meninggal dengan keadaan tergantung di atas pohon dan telah mengeluarkan bau busuk.  

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi membenarkan perihal tersebut, ia menjelaskan bahwa penemuan mayat tersebut bermula ketika Angai (saksi) yang sedang berburu tupai di dalam lokasi hutan Desa Nanga Boyan sekira pukul 08.00 WIB, kemudian Angai melihat sosok yang bergantung di bawah pohon.  

"Karena takut kemudian dia kembali pulang ke Desa Landau Mentail untuk memanggil rekannya Josua, Kusnadi Barat dan Julito," terangnya, Minggu (1/10).  

Saksi kembali ke lokasi sekira pukul 10.00 WIB bersama tiga rekannya untuk memastikan sosok yang tergantung tersebut, dan ternyata setelah diliihat barang yang bergantung tersebut adalah mayat manusia.  

"Kemudian saksi mengambil dokumentasi korban, setelah itu saksi kembali ke Desa Landau mentail untuk memberitahukan kepada RT mengenai penemuan mayat tersebut," jelasnya.  

Setelah melihatkan hasil dokumentas, sekitar pukul 18.30 WIB Ketua RT beserta saksi mendatangi Kepala Desa Delintas Karya Baharman untuk memberitahukan perihal penemuan mayat.  

"Setelah mendapat informasi tersebut, Kepala Desa Delintas Karya langsung mendatangi anggota Polsek boyan tanjung, Brig Andi Firdianto, Brig Heri Gunawa dan Briptu Gregorius yang kebetulan sedang melaksanakan pengamanan hiburan orgen tunggal di desa nanga boyan," terangnya.  

Kemudian ketiga anggota Polsek tersebut bersama dengan Kepala Desa Delintas Karya,Kepala Desa Nanga Boyan dan saksi serta masyarakat setempat mendatangi TKP.  

"Setelah sampai di lokasi ada salah satu warga yang mengenali sosok mayat tersebut melalui baju yang dipakai oleh sosok Bandi alias Krebo," paparnya.  

Kemudian salah satu anggota Polsek langsung menghubungi Kapolsek Boyan Tanjung serta untuk mendatangkan dokter untuk dilakukan visum.  

"Sekitar pukul 23.00 WIB, Kapolsek dan dokter Puskemas Boyan Tanjung tiba di TKP," jelasnya Selanjutnya, mayat langsung dievakuasi ke salah satu halaman rumah warga dan kemudian dilakukan visum et repertum oleh dokter puskesmas boyan tanjung Maskur.  

"Dalam waktu tiga jam atau sekira pukul 03.30 WIB, visum selesa. Setelah itu anggota Polsek bersama masyarakat setempat mengevakuasi mayat kehalaman surau Desa Nanga Boyan untuk menunggu keluarga dari Pontianak,” pungkasnya. (sap/pul)