Pemkab Kapuas Hulu Kesulitan Tagih Pajak Alat Berat

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 303

Pemkab Kapuas Hulu Kesulitan Tagih Pajak Alat Berat
ilustrasi alat berat. Net
PUTUSSIBAU, SP - Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Uvang mengaku pihaknya kesulitan menarik tagihan pajak alat berat.

Meski sudah mendapatkan data-data terkait alat berat tersebut, tapi pihak perusahaan khususnya yang pribadi masih enggan membayar pajak.

“Kami sudah berapa kali pihak perusahaan pribadi itu, tapi mereka tidak membayar dan kami tidak bisa memaksa juga,” katanya, Selasa (7/11).

Dia menjelaskan, untuk besaran pajak alat berat yakni 0,2 persen dari total pembelian unit kendaraan alat beratnya. Memang dalam hal pajak ini dan jenis pajak lainnya, tidak ada sanksi berat paling hanya denda jika tidak membayar.

Menurutnya, hanya perusahaan kelapa sawit saja yang aktif membayar pajak tersebut.

"Untuk perusahaan pribadi tidak ada yang membayar pajak, sampai saat ini yang aktif menyetor pajak alat berat dari pihak perusahaan kelapa sawit," katanya.

Untuk itu, dia berharap kepada pemilik alat berat lainnya, agar aktif juga menyetorkan pajak tersebut.

"Kita berharap ada kesadaran dari pemilik alat berat untuk membayarkan pajak kendaraannya," terangnya.

Uvang mengatakan, terkait pajak ini juga bakal ada aturan baru.

"Sebab Undang-undang yang mengatur tentang hal itu sudah dilakukan review di Mahkamah Konstitusi RI. Ke depannya kita tunggu aturan terbaru," ungkapnya. (sap)