Waspada, Kapuas Hulu Sasaran Empuk Narkoba

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 187

Waspada, Kapuas Hulu Sasaran Empuk Narkoba
PERTEMUAN - Pertemuan sejumlah pihak di Kapuas Hulu membahas narkoba, Rabu (8/11). (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Letak Kabupaten Kapuas Hulu yang berada di wilayah perbatasan RI- Malaysia, menjadi perhatian serius semua pihak. Kondisi ini berpotensi besar dijadikan sebagai pintu masuk penyelundupkan barang haram narkoba.

Kepala RRI Pontianak, Suprani Raja mengatakan, Kalbar merupakan daerah terluas di pulau Kalimantan. Selain itu, Kalbar juga daerah paling terbuka karena berbatasan langsung dengan Malaysia.

"Ada beberapa daerah di Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia seperti Jagoi Babang Sambas, Entikong Sanggau, dan PLB Badau Kapuas Hulu," katanya dalam sambutan pada kegiatan ‘Ngopi Bareng Warga Waspada Narkoba di Jalur Perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu, di Aula Kantor Bupati Kapuas Hulu, Rabu (8/11).

Dia menambahkan, saat ini di Pontianak ada anggapan suatu wilayah dekat dengan Keraton Pontianak, narkoba sudah merajalela dan sulit diberantas.

"Di sana bila petugas akan melakukan penangkapan barang haramnya sudah tidak ada," katanya.

Direktur Kemitraan Komunikasi, Dedet Suryana Dika, mengutarakan, saat ini Kapuas Hulu yang letaknya jauh dari ibukota provinsi sudah terkontaminasi oleh narkoba yang disuplai dari negara tetangga Malaysia.

"Kami berharap ke depan pengamanan di Kapuas Hulu diperkuat, di era teknologi komunikasi ini narkoba bisa dipesan lewat internet,"terangnya.

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero mengatakan, daerahnya mendadak terkenal setelah narkoba sebanyak 31 kilogram yang hendak diseludupkan melalui PLB Badau berhasil digagalkan petugas.

"Kejadian ini menggemparkan masyarakat Indonesia dan Kapuas Hulu, mencegah generasi muda dari bahaya narkoba adalah tanggung jawab bersama, sehingga perlu disikapi secara serius," terangnya. (sap)