Pemda Kapuas Hulu Gencarkan Pembentukan BNNK

Kapuas Hulu

Editor Kiwi Dibaca : 126

Pemda Kapuas Hulu Gencarkan Pembentukan BNNK
NGOPI BARENG - Suasana kegiatan ngopi bareng warga dengan tema waspada narkoba di jalur perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu, di aula kantor bupati setempat
PUTUSSIBAU, SP - Letak Kabupaten Kapuas Hulu yang berada di wilayah perbatasan RI-Malaysia, menjadi perhatian serius semua pihak, karena rentan menjadi pintu masuk menyeludupkan narkoba.Dari itu, berbagai upaya dilakukan untuk mencegahnya.  

Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero mengatakan, Kapuas Hulu mendadak terkenal setelah Narkoba sebanyak 31 Kilogram yang hendak diseludupkan melalui PLB Badau berhasil digagalkan petugas.  

"Kejadian ini menggemparkan masyarakat Indonesia, mencegah generasi muda dari bahaya narkoba adalah tanggung jawab bersama, sehingga perlu disikapi secara serius," ujarnya usai mengikuti kegiatan ngopi bareng warga dengan tema waspada narkoba di jalur perbatasan Kabupaten Kapuas Hulu, di aula kantor bupati setempat, Rabu (8/11).
 

Wabup menjelaskan pembangunan dan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kapuas Hulu akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Sejauh ini pihaknya telah mengkoordinasikan masalah tersebut ke BNN Provinsi dan Pusat.
 

"Itu salah satu upaya kita untuk mencegah peredaran narkoba di Kapuas Hulu. pasti dengan adanya BNNK masalah narkoba di Bumi Uncak Kapuas bisa dicegah secara maksimal," katanya.   Untuk terkait persyaratan, Wabup mengatakan telah dipenuhi semua oleh Pemda Kapuas Hulu. Seperti menghibahkan tanah dan memberikan hak kepemilikannya, agar dapat segera dibangun kantor BNNK di Bumi Uncak Kapuas.  

"Sudah tidak ada target-target lagi sekarang, pada intinya secepatnya pembentukan dan pembangunan itu dapat segera terlaksana," tegasnya.
  Diterangkannya, selama ini Pemda sifatnya hanya sebatas memfasilitasi saja, mengingat kewenangan pembangunan dan pembentukan organisasiannya merupakan kewenangan BNN Provinsi dan Pusat.  

"Saya sudah bertemu langsung, dan mereka meminta dibuatkan usulan tanah hibah dan  didirikan kantor serta rumah rehabilitasi di tanah itu," katanya.
  Diterangkannya, untuk para petugas yang nantinya bertugas di BNNK Kapuas Hulu tersebut, terdiri dari ASN dan swasta termasuk petugas kepolisian.  

"Membentuk lembaga organisasi ada tahapan kajiannya, utamanya seperti personilnya," kata Wabup.
  Sementara itu, Kepala RRI Pontianak Suprani Raja mengatakan, Kalbar merupakan daerah terluas di pulau Kalimantan, selain itu, Kalbar juga daerah paling terbuka sebab berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.  

"Ada beberapa daerah di Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia seperti Jagoi Babang Sambas, Entikong Sanggau, dan PLB Badau Kapuas Hulu," katanya saat memberikan sambutan pada kegiatan yang sama.
 

Saat ini pula katanya, di Pontianak ada suatu wilayah yang mana di sana narkoba sudah merajalela dan sulit diberantas.
  "Di sana bila petugas akan melakukan penangkapan barang haram tersebut sudah tidak ada terus," pungkasnya. (sap/pul)