Nasib Penjual Es Krim Ini Nahas Setelah Ditabrak Polisi

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1665

Nasib Penjual Es Krim Ini Nahas Setelah Ditabrak Polisi
LUKA PARAH - Kondisi Pardiyo setelah menjadi korban tabrakan, Jumat (17/11). (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP – Pardiyo, seorang penjual es krim mengalami nasib nahas, pasca menjadi korban tabrakan oleh Pebrianto yang merupakan anggota kepolisian, di depan Kantor Desa Kalis Raya, Kecamatan Kalis, Kapuas Hulu, Jumat (17/11) sekira pukul 09.50 WIB.

Kanit Intelkam Polsek Kalis, Bripka Belmi H Siallagan menjelaskan, kejadian tersebut bermuala pada saat sepeda motor Revo warna hitam dengan nomor polisi KB 3056 RE yang dikemudikan oleh Pembrianto Pane, bertabrakan dengan sepeda motor jenis Supra warna hitam lis merah dengan nomor polisi KB 5346 FB yang dikemudikan oleh Pardiyo.

"Kronologis kejadian berawal ketika Pebrianto Pane berangkat dari Putussibau menuju Sintang dengan tujuan untuk melayat paman kandung yang meninggal di Sintang," katanya.

Kemudian, saat hendak melewati tanjakan di depan Kantor Desa Kalis Raya, jarak 30 meter, ada sebuah pikap dan motor yang menjual es krim. Saat hendak menyalip kendaraan tersebut, tiba-tiba motor yang menjual es krim dikemudikan Pardiyo, memperlambat kendaraannya sehingga Pebrianto menabrak bagian belakang sepeda motor Pardiyo dan mengakibatkan sepeda motornya rusak.

"Sedangkan sepeda motor milik Pebrianto shock breaker pecah di bagian kiri, segitiga bengkok, tebeng sebelah kiri pecah, penutup ban depan patah," terangnya

Dia memperkirakan, saat kejadian kecepatan kendaraan yang dibawa oleh Pebrianto sekitar 50 km. Akibat kecelakaan tersebut, Pardiyo mengalami luka lecet didahi sepanjang tiga cm, bagian pipi dan tangan kanan lecet, serta kaki kiri juga luka lecet.

"Sementara Pebrianto mengalami luka dan bengkak pada kaki kanan dan jari telunjuk bagian kanan luka," terangnya. (sap)