Masyarakat Diminta Bijak Menyikapi Informasi

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 285

Masyarakat Diminta Bijak Menyikapi Informasi
TAMPAK ANTUSIAS - Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan Rakor lintas sektoral kesiapan Pilkada, di Aula Polres Kapuas Hulu, Rabu (22/11). (SP/Syapari)

Media Massa Harus Menyajikan Berita Menyejukan


Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir
"Masyarakat juga harus bijak menyikapi setiap informasi yang berkembang, sebab bisa saja kecanggihan teknologi dimanfaatkan kelompok tertentu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan yang telah terbangun dengan harmonis selama ini"


PUTUSSIBAU, SP - Media massa memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi yang aman, damai dan tertib menjalang Pilgub Kalbar 2018 mendatang, begitu juga sebaliknya. Oleh Karena itu, Pemda Kapuas Hulu meminta media massa menyajikan informasi yang bersifat menyejukkan.

Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir mengatakan, canggihnya teknologi saat ini harus menjadi perhatian semua pihak, hal itu harus disikapi secara serius, sebab informasi dapat dengan mudah tersebar hanya dalam waktu yang singkat melalui Media Sosial (Medsos).

"Aparat Penegak Hukum (APH) harus tegas dalam menyikapi informasi yang bersifat provokasi yang tersebar melalui Medsos," pintanya, Rabu (22/11).

Pihak berwajib juga harus tegas menindak para pelaku yang menyebarkan informasi yang bersifat provokasi, apalagi sekarang ada undang-undang ITE yang sangat tegas mengatur terkait pelanggaran tersebut.

"Masyarakat juga harus bijak menyikapi setiap informasi yang berkembang, sebab bisa saja kecanggihan teknologi dimanfaatkan kelompok tertentu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan yang telah terbangun dengan harmonis selama ini," ungkapnya.

Nasir juga meminta, media berperan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, dengan memberikan informasi yang bersifat menenangkan. "Peran semua pihak termasuk media massa harus ditingkatkan," katanya.

Selain itu, kegiatan pengamanan dikatakan Nasir juga harus terus ditingkatkan, untuk mengantisipasi gejolak yang mungkin saja muncul sewaktu-waktu karena suhu politik yang selalu meningkat menejlang Pemilu.

"Pemda Kapuas Hulu berperan dalam memfasilitasi utamanya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya Pemilu. Dalam kata lain, Pemda berperan untuk mensukseskan Pemilu," katanya.

Sementara itu, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi memastikan, Bumi Uncak Kapuas saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif, kondisi ini akan terus mereka tingkatkan dan pertahankan, utamanya menjelang Pilgub 2018 mendatang.

Terciptanya kondisi yang sangat aman dan damai serta harmonis saat ini, diakuinya karena dukungan berbagai pihak, termasuk di dalamnya masyarakat Bumi Uncak Kapuas. Beberapa potensi permasalahan yang muncul di masyarakat dapat dengan cepat diselesaikan.

"Kami tidak mau masalah yang ada di masyarakat berdampak dan menghambat Pilgub 2018 mendatang, semua masalah itu dengan cepat kami selesaikan," tegasnya dalam kegiatan rakor lintas sektoral kesiapan Pilkada, di Aula Polres Kapuas Hulu, Rabu (22/11).

Kapolres juga meminta, masyarakat Kapuas Hulu harus kembali menguatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan, toleransi dan saling menghargai yang selama ini menjadi kunci keamanan di Bumi Uncak Kapuas.

"Jangan mudah terprovokasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kami sangat mengapresiasi masyarakat Kapuas Hulu yang selalu menjaga kondusifitas dan keamanan di wilayahnya masing-masing," pungkasnya.

Tidak Mudah Terprovokasi


Seketaris Sapma Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Kapuas Hulu, Ivan Suryadi mengatakan, selama ini masyarakat Bumi Uncak Kapuas sudah hidup secara aman dan damai, di mana masyarakat antara agama dan suku telah membaur menjadi satu.

"Sehingga dengan begitu sangat sulit untuk dipecah belah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Walaupun berbeda suku dan agama, namun mereka tetap bisa hidup berdekatan dan saling membaur satu dengan yang lainnya," katanya, Rabu (22/11).

Dikatakannya, sejarah membuktikan selama ini Kapuas Hulu tidak pernah terjadi konflik SARA, hal itu dikarenakan masyarakat Bumi Uncak Kapuas tidak mudah terprovokasi oleh isu yang bersifat provokatif.

"Kapuas Hulu adalah miniatur kecil Indonesia, sebab masyarakatnya mengamalkan empat pilar kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI harga mati," ungkapnya.

Ivan yang juga merupakan Pengurus Pemuda Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kapuas Hulu mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tetap kompak dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, jangan pernah mau dipecah belah oleh oknum-oknum tertentu, apalagi untuk kepentingan politik.

"Aparat Penegak Hukum (APH) harus cepat dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat, selain itu Medsos yang ada saat ini digunakan masyarakat Bumi Uncak Kapuas harus diawasi sebab berpotensi disalah gunakan," pungkasnya. (sap/pul)