Ratusan Orang Masuk Islam di Kapuas Hulu

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 2316

Ratusan Orang Masuk Islam di Kapuas Hulu
MUALAF - Para mualaf di Kabupaten Kapuas Hulu. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Saat ini, jumlah mualaf di Kabupaten Kapuas Hulu yang sudah terdaftar sekitar 350 orang. Keberadaan mereka ini merata di 23 kecamatan.

Sekretaris Mualaf, Kabupaten Kapuas Hulu periode 2017-2022, Eddy BS mengatakan, untuk jumlah mualaf di Kapuas Hulu setiap tahunnya selalu meningkat.

"Mulaf paling banyak berada di jalur Lintas Utara, kemudian jalur Lintas Selatan dan selanjutnya barulah jalur Kapuas," katanya, Minggu (3/12).

Pria kelahiran Ulak Pauk, 21 Maret 1968 ini mengatakan, para mualaf tersebut kebanyakan berada pada usia remaja. Untuk alasan mereka berpindah keyakinan dan memeluk Islam, karena kesadaran pribadi setelah mendalami ajaran Islam.

"Namun ada juga yang menjadi mualaf karena menikah dengan orang Muslim," jelasnya.

Eddy yang memeluk Islam semenjak tahun 1989 ini mengungkapkan, para mualaf tersebut memiliki tekad dan kemauan yang sangat kuat. Untuk mendalami dan mengamalkan ajaran Islam, sebab mereka telah menemukan manisnya Islam yang sesungguhnya.

"Kendala yang dihadapi para mualaf saat ini adalah terkait minimnya pembinaan keagamaan seperti kurangnya jumlah ustaz yang mengajarkan ilmu agama termasuk mengaji," katanya.

Mantan Kades Desa Sungai Uluk Paling, Kecamatan Putussibau Utara ini mencontohkan, di wilayah Tanjung Kerja dan Seluan sudah tersedia bangunan rumah ibadah, namun sayangnya guru dan ustaz tidak ada di sana.

Oleh karena itu, ke depan dia berharap Kemenag Kapuas Hulu bersama Pemda harus memberikan perhatian serius terhadap para mualaf.

"Para mualaf ini biasanya setelah mereka menyatakan keislaman mereka, menetap di tempat tinggal asalnya, namun ada juga yang pindah ikut pasangannya ke wilayah penduduk yang mayoritas Muslim," jelasnya. (sap)