Pengusaha Diminta Berperan Membangun Wisata di Kapuas Hulu

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 252

Pengusaha Diminta Berperan Membangun Wisata di Kapuas Hulu
FOTO BERSAMA - Karateker Kadin Kalbar Fachrudin Siregar berfoto bersama para pengurus Kadin Kapuas Hulu usai melaksanakan kegiatan Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Kadin Kapuas Hulu, di Aula Bank Kalbar Putussibau, Sabtu (2/12) kemarin. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar telah sepakat mengadakan kerjasama Sosek Malindo dengan pemerintahan Kuching (Malaysia), di bidang pembukaan jalur transportasi angkutan umum antar negara, seperti Putussibau-Kuching-Badau dan Lubuk Antu.

Karateker Kadin Kalbar Fachrudin Siregar mengatakan, perjanjian tersebut masih menunggu persetujuan antara pemerintah Indonesia dan Malaysia. Jika kerjasama tersebut terealisasi, maka para pengusaha yang tergabung dalam Kadin Kapuas Hulu diharapkan mampu membaca dan memanfaatkan peluang usaha tersebut.

"Saat ini kita masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat terkait perjanjian kerjasama tersebut. Apabila kesepakatan itu terealisasi, maka potensi daerah dan pesona alam Kapuas Hulu diyakani akan lebih dikenal oleh negara luar," katanya saat kegiatan Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Kadin Kapuas Hulu, di Aula Bank Kalbar Putussibau, Sabtu (2/12) kemarin.

Fachrudin meminta, para pengusaha agar dapat berperan aktif dalam membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengembangkan sektor pariwisata di Bumi Uncak Kapuas, seperti membuat usaha kuliner dan rumah makan, perhotelan serta travel, termasuk usaha-usaha lainnya.

"Kalau bisa selaraskan program Kadin dengan program Pemda Kapuas Hulu, agar dapat bersama-sama membangun Kapuas Hulu," terangnya.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, meminta kepada para pengusaha agar tidak hanya fokus terhadap pembangunan proyek pemerintah saja. Mengingat saat ini Kapuas Hulu memiliki banyak potensi utamanya, seperti sektor perkebunan, rumah sarang walet, budidaya ikan arwana red dan potensi pariwisata.

"Pengusaha dan penguasa sama-sama tidak ada jaminan hukum, proyek yang saat ini dikerjakan bisa menjadi permasalahan dikemudian hari bila tidak dikerjakan secara benar," tegasnya.

Ke depan kata Nasir, antara program Kadin dan Pemda Kapuas Hulu harus sejalan, agar pembangunan dapat terwujud secara tepat dan bermanfaat bagi masyarakat, utamanya untuk meningkatkan sektor perekonomian di Bumi Uncak Kapuas.

"Saya berharap ke depan lahir bupati dan dewan dari para pengusaha yang tergabung dalam Kadin ini. Saat ini tidak sulit untuk jadi pemimpin sebab partai sudah banyak," pungkasnya. 

Ketua Kadin Kapuas Hulu Jumdikari menyatakan, dirinya siap untuk membawa Kadin Kapuas Hulu menjadi lebih baik lagi ke depan. Banyak program dan trobosan baru yang akan direalisasikan oleh pihaknya agar Kadin Kapuas Hulu lebih kreatif dan inovatif, sehingga mampu memberikan manfaat terhadap konstituennya, Pemda dan masyarakat Bumi Uncak Kapuas.

"Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya butuh dukungan dan kerjasama seluruh anggota agar apa yang dicita-citakan dapat terealisasi," katanya.

Diungkapkannya, saat ini pihaknya melihat Kapuas Hulu kaya akan potensi sumber daya alam (SDA), potensi tersebut jika dikembangkan akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

"Banyak sekali yang bisa kita kembangkan, utamanya seperti sektor pariwisata, itu sangat menunjang di sini, dan juga sektor-sektor lainnya," pungkasnya. (sap/pul)