Harga Bawang di Kapuas Hulu Naik Jelang Natal dan Tahun baru

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 324

Harga Bawang di Kapuas Hulu Naik Jelang Natal dan Tahun baru
PEMBELI - Para pembeli saat sedang melihat barang-barang Sembako yang dijual di Pasar Pagi Kapuas Hulu. Diketahui menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga di pasar tersebut. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, harga bawang merah dan bawang putih yang dijual di pasar pagi Putussibau mengalami kenaikan. Hal itu telah terjadi sepekan terakhir.

Pedagang Pasar Pagi Sumi mengatakan, sebelumnya harga bawang merah hanya Rp22 hingga Rp25 ribu/ kilogram, kemudian naik menjadi Rp30 ribu/ kilogramnya. Berlangsung sudah sepekan.

"Dari Pontianak harganya memang sudah mahal," ujar Sumi, Kamis (7/120).

Selain bawang merah, bawang putih juga mengalami kenaikan harga dari Rp18 ribu naik menjadi Rp20 ribu/ kilogramnya.

"Bawang putih juga naik sebesar Rp2 ribu, kemungkinan karena sudah mulai langka makanya harganya naik," terangnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kapuas Hulu, Serli mengatakan, untuk memastikan ketersedian barang kebutuhan pokok dan stabilnya harga barang tersebut di pasaran, pihaknya akan terus melakukan pengawasan.

"Dalam menyambut Natal dan Tahun Baru 2018, mulai November 2017 lalu kamu sudah melayangkan surat himbauan agar pedagang tidak menimbun sembako," ujarnya.

Selain itu, serli menegaskan, agar pedagang tidak semaunya untuk menaikkan harga barang kebutuhan pokok. "Untuk penyebab kenaikan harga sembako dikarenakan permintaan meningkat dan bisa jadi juga ketersediaan yang terbatas," jelasnya.

Terkait permasalahan ini, pihaknya akan turun langsung ke pasar untuk monitor apa penyebab terjadinya kenaikan harga sembako tersebut. Upaya yang dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako yakni akan melaksanakan operasi pasar murah bekerjasama dengan Bulog Putussibau.

Sementara itu, Staf Bidang Perdagangan, Parizal Manap, mengatakan selama ini pihaknya secara rutin melaksanakan pengawasan di lapangan. Untuk harga kebutuhan Sembako seminggu sekali disampaikan ke Kabag Ekon Pemda Kapuas Hulu dan Dinas Perdagangan Provinsi Kalbar.

"Dalam seminggi paling tidak dua kali turun lapangan, terakhir kami melaksanakan pada akhir November lalu, untuk bulan ini rencananya besok akan turun melakukan pengawasan," pungkasnya. (sap/pul)