19 Bilik dan Satu Warung di Rumah Betang Kapuas Hulu Ludes Terbakar

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 1127

19 Bilik dan Satu Warung di Rumah Betang Kapuas Hulu Ludes Terbakar
MEMADAMKAN - Petugas gabungan berupaya memadamkan api, Minggu (10/12) malam. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Sebanyak 20 bilik dan warung di Rumah Betang  Rt O3/RW 02 Dusun Bulan Tinjo, Desa Sayut, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu ludes terbakar, Minggu (10/12) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menjelaskan, kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan Kalomba selaku Kepala Desa Siut, peristiwa kebakaran diperkirakan bermula dari bilik bagian tengah Rumah Betang antara bilik milik Lasan, Japila dan Jarop.

"Namun belum diketahui pasti dari bilik milik siapa karena pada saat Kalomba di bangunkan api sudah membesar, dan penyebab kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik," katanya, Senin (11/12) pagi.

Saat itu warga melihat langsung sumber api diperkirakan di atas atap rumah betang tersebut utamanya pada bagian tengah.

"Kebanyakan bilik Rumah Betang yang terbakar tidak ada penghuninya karena sebagian  warga pemilik bilik bermalam di ladang dan warga yang sedang berada di Betang sudah tidur," katanya.

Api berhasil dipadamkan sekira pukul 03.30 WIB dengan dibantu oleh masyarakat setempat bersama dengan gabungan anggota Piket Polres Kapuas Hulu dan Polsek Putussibau Selatan, Batalyon 644 Walet Sakti dan Tagana. 

"Jumlah bilik keseluruhan bilik rumah Betang Sebanyak 34 dan yang terbakar sebanyak 19 bilik dan satu warung," jelasnya.

Diterangkannya, adapun pemilik bilik dan warung yg terbakar dengan rincian sebagai berikut : 

1. Anus Sarika (bilik no. 1);
2. Piyang Kabang (bilik no. 2);
3. Juanta (bilik no.3);
4. Baringan (bilik no. 4);
5. Rombonag (bilik no. 5);
6. Abong Tipung (bilik no. 6);
7. Isa (bilik no. 7);
8. Lasab (bilik no. 8);
9. Japila (bilik no. 9);
10. Jarop (bilik no 10 );
11. Masgito (bilik no. 11);
12. Nyaring (bilik no.  12);
13. Abong Munah (bilik no. 13);
14. Balang Juli (bilik no. 14);
15. Saloe Eta (bilik no. 15);
16. Taluk (bilik no. 16);
17. Sayop (bilik no. 17);
18. Baliak (bilik no. 18);
19. Ajung (bilik no. 19);
20. Marong Isa ( Pemilik Warung).

"Untuk Kerugian materil semntara diperkirakan sejumlah Rp800.000.000,- yang berupa barang- barang berharga, dua unit sepeda motor, surat-surat berharga,  barang elektronik, pakaian, dan persedian pangan warga," jelasnya.

Ditegaskan Kapolres, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Hingga saat ini warga korban kebakaran masih merasa trauma dan perlu diberikan bantuan berupa pakaian dan sembako.

"Warga yang menjadi korban kebakaran kebanyakan tidak bisa menyelamatkan barang-barangnya karena pada saat peristiwa kebakaran terjadi kebanyakkan warga pemilik bilik yang terbakar bermalam di rumah ladang," tuturnya.

Ditambahkannya, pasca kebakaran, para korban sementara tinggal di rumah sanak saudaranya yang tidak mengalami kebakaran. (sap)