Merasa Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Perbatasan Ancam Golput Saat Pemilu

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 967

Merasa Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Perbatasan Ancam Golput Saat Pemilu
BURUK - Kondisi jalan perbatasan RI-Malaysia di Kapuas Hulu buruk. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP – Sebagian besar warga di perbatasan Indonesia-Malaysia, belum merasakan infrastruktur yang laik seperti daerah lainnya. Akibat buruknya infrastruktur itu berdampak pula terhadap sektor lain.

Seperti sulitnya pemenuhan kebutuhan masyarakat, contohnya BBM dan elpiji yang minim stok karena terbentur masalah pengiriman.

Terkait permasalahan tersebut, Kepala Dusun (Kadus) Langau, Desa Langau, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu, Lusianus Adam mengancam pihaknya akan Golput saat Pemilu, karena merasa selama ini mereka tidak diperhatikan oleh pemerintah.

"Kami tidak pernah merasakan pembangunan di sini, buktinya saja jalan yang menghubungkan dari Badau menuju Puring Kencana sampai saat ini masih rusak berat dan tidak bisa digunakan dengan aman dan nyaman," katanya.

Kerusakan jalan yang menghubungkan tiga kecamatan dengan ibukota Kabupaten Kapuas Hulu yakni Putussibau, sudah pernah diusulkan dan disampaikan, namun sampai saat ini belum ditanggapi baik oleh Pemda maupun Pempus.

“Saat ini kami merasa dianak tirikan oleh pemerintah,” ujarnya. (sap)