Kasus Asusila Oknum Kades di Kapuas Hulu, Kejari Tempuh Kasasi

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 496

Kasus Asusila Oknum Kades di Kapuas Hulu, Kejari Tempuh Kasasi
Kejari Kapuas Hulu, Rudy Hartono. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu akan melakukan upaya hukum kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi Pontianak, terkait kasus kejahatan kesusilaan yang dilakukan RD, oknum Kades Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah, terhadap korbannya KR seorang ibu hamil tua.

Kepala Kejari Kapuas Hulu, Rudy Hartono menilai, putusan Pengadilan Tinggi Pontianak tersebut belum mencerminkan keadilan bagi masyarakat Mentebah.

"Seharusnya pelaku harus dihukum sesuai dengan tuntutan penuntut umum yakni penjara selama dua tahun delapan bulan," katanya, Kamis (21/12).

Sementara Putusan Pengadilan Tinggi Pontianak hanya menjatuhkan vonis dengan hukuman satu tahun dan enam bulan penjara dan membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu saja.

"Terkait sanksi hukum permasalahan ini terjadi perbedaan pendapat dan itu sudah biasa," katanya.

Sebelumnya, oknum Kades Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah tersebut telah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Kapuas Hulu karena terbukti melakukan kejahatan kesusilaan terhadap korbannya KR yang saat itu sedang hamil tua.

RD dituntut dengan Pasal 281, tentang Kejahatan Kesusilaan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erik Adiarto, selama dua tahun delapan bulan.

Namun karena hasil pertimbangan majelis hakim yang mengacu pada fakta di persidangan, yang bersangkutan dijatuhi hukuman hanya 1,6 tahun penjara.

Terhadap hasil keputusan tersebut terdakwa menyatakan upaya hukum banding. (sap)