Polres Kapuas Hulu Ungkap Dua Kasus Pencurian Besar, Ini Dia

Kapuas Hulu

Editor K Balasa Dibaca : 1568

Polres Kapuas Hulu Ungkap Dua Kasus Pencurian Besar, Ini Dia
PERS RILIS - Pers rilis dua kasus pencurian oleh Polres Kapuas Hulu, Selasa (9/1). (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Polres Kapuas Hulu mengungkap dua kasus pencurian besar di awal tahun ini. Kasus tersebut teridiridari pencurian dengan pemberatan dan pengungkapan jaringan pencurian speed boat antar kabupaten.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menerangkan, kasus pertama pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh lima orang pelaku yang terdiridari MY, AB, AR, ME dan ARK di gudang milik Djoni di Jalan Merdeka, Kelurahan Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu pada 2017 lalu.

"Kelima orang tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing dengan waktu yang berlainan," katanya saat menyampaikan pers rilis, di Mapolres setempat, Selasa (9/1).

Dijelaskannya, lima orang pelaku tersebut melakukan pencurian material bangunan berupa semen sebanyak 350 sak, kayu balok jenis belian sebanyak 45 batang, seng sebanyak 30 keping.

"Untuk total kerugian ditaksir sekitar Rp70 juta, untuk barang bukti yang berhasil diamankan satu buah tong air ukuran 550 liter jenis kuda terbang," terangnya.

Pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.

Selanjutnya, pengungkapan kasus jaringan pencurian antar kabupaten. Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika Tim UKL yang ditempatkan Polres Kapuas Hulu di tempat masuk dan keluar Putussibau wilayah Silat melakukan pemeriksaan dan berhasil mengungkap pelaku pencurian speed jaringan antar Kabupaten, Senin (8/1)

Pelaku tiga orang terdiri dari EP, MA dan AJ. Mereka diamankan petugas karena membawa speed 115 FK hasil tindak pidana pencurian yang dilakukan di garasi PLN Sejangkung, Kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas, Sabtu (6/1) lalu.
Speed tersebut akan dijual ke Kecamatan Suhaid. Ketiga pelaku tersebut merupakan warga Singkawang.

"Jika ada masyarakat Kapuas Hulu yang hilang speed-nya, diharapkan untuk melapor agar kasusnya dapat kita kembangkan," terangnya. (sap)