Memilukan! Seorang Balita Jadi Korban Tewas Kecelakaan Maut di Badau

Kapuas Hulu

Editor K Balasa Dibaca : 1161

Memilukan! Seorang Balita Jadi Korban Tewas Kecelakaan Maut di Badau
Kondisi bus rusak parah pasca kecelakaan, Kamis (22/2). (ist)
PUTUSSIBAU, SP - Dua orang tewas dalam kecelakaan tunggal Bus Putra Kembar dengan nomor polisi KB 7579 F, jurusan Putussibau- Badau, Kamis (22/2) sekira pukul 13.00 WIB.

Salah satu korban meninggal tersebut, adalah balita berumur dua tahun atas nama Gustin Hardianto, warga Benua Ujung Martinus.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Imam Riyadi menjelaskan, korban meninggal lainnya adalah Alisius Sigak (60) warga Sibau Hilir Putussibau Utara.

Dijelaskannya, kronologis kejadian bus tersebut berangkat dari Putussibau sekira jam 10.00 WIB. Dengan sopir atas nama Rudi Chisara dan kenetnya Eramsyah, Dengan jumlah penumpang empat orang.

"Sepanjang perjalanan sebagian penumpang naik di tengah perjalanan sesampainya di Desa Seriang Kecamatan Badau jalan lintas utara dengan kecepatan 40 km per jam dengan perseneling gigi 3 (tiga) dengan kondisi jalan aspal," terangnya.

Ditambahkannya, kondisi saat itu hujan lebat, kendaraan bus yang dikemudikan oleh Rudi Chisara mengalami blong (Gir Box Setir) yang mengakibatkan kendaraan tersebut tidak bisa dikendalikan setirnya sehingga kendaraan tersebut keluar dari badan jalan sebelah kiri menuju Kecamatan Badau lalu menghantam timbunan tiang listrik.

"Posisi kendaraan terbalik sebelah kiri mengarah ke Kecamatan Badau, saat itu korban dievakuasi oleh aparat kepolisian Polsek Badau dan anggota BKO Polres Kapuas Hulu beserta masyarakat," jelasnya.

Dikarenakan beberapa korban penumpang ada yang terjepit di dalam kendaraan tersebut, proses evakuasi korban berlangsung sekitar satu jam.

"Setelah selesai semua korban penumpang tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bergerak Badau menggunakan kendaraan mobil masyarakat dan kendaraan mobil truk Polisi BKO Polres Kapuas Hulu," jelasnya.

Untuk jumlah Korban penumpang yang dirujuk ke Putussibau berjumlah lima orang. Untuk Kerugian materilnya diperkirakan Rp250.000.000. 

Selain dua korban meninggal, korban lain sebanyak 10 orang termaduk sopit dan kernet, mengalami luka-luka akibat peristiwa nahas ini. (sap)