Danau Sentarum Berpotensi Tingkatkan PAD, Terkendala Infrastruktur

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 70

Danau Sentarum Berpotensi Tingkatkan PAD, Terkendala Infrastruktur
MEMANCING - Warga sedang memancing di kawasan Danau Sentarum, Kapuas Hulu. Keberadaan objek wisata Danau Sentarum berpotensi meningkatkan PAD Kabupaten itu. (Net)
Sekda Kapuas Hulu, Muhammad Sukri
?"Kedepan kita minta ada pelebaran tikungan jalan dari pemerintah pusat, jalan kita ini masih belum memenuhi standar,"

PUTUSSIBAU,SP - Guna meningkatkan pendapatan asli daerah (Pad) Kabupaten Kapuas Hulu, Pemerintah Pusat melalui  Balai Wilayah XI Kalimantan mendorong dan mendukung pemerintah Kapuas Hulu dalam pengembangan sektor pariwisata diwilayah itu. 

Kepala Balai Wilayah XI Kalimantan Timbul, mengatakan, Kapuas Hulu diharapkan jangan hanya mengandalkan PAD dari satu sektor saja, melainkan harus melihat potensi-potensi lainnya yang dapat digali dan terus dikembangkan, khususnya sektor pariwisata. 

"Jika belajar dari Kaltim mereka memiliki devisa yang tinggi dari sektor batubara dan minyak saja, sehinggga ketika harga kedua barang tambang itu jatuh, PAD merekapun ikut anjlok," jelasnya, Kamis (5/4).

 Menurutnya, Kabupaten Kapuas Hulu yang juga digelar dengan Bumi Uncak Kapuas memiliki objek wisata yang berpotensi untuk digarap dan dikembangkan, sehingga dapat juga menjadi penyumbang untuk meningkatkan PAD untuk daerah itu, Objek wisata itu yakni  Danau Sentarum.

 "Untuk mengembangkan sektor pariwisata dibutuhkan infrastruktur yang memadai dan hal ini tidak terlepas dari dukungan Komisi V DPR RI," jelasnya.

Ia memaparkan, pemerintah pusat telah memberikan perhatian serius kepada Kabupaten Kapuas Hulu , terbukti dengan mengucurkan 1/4 dari Pagu anggaran untuk pembangunan Kalbar  ada diwilayah Kapuas Hulu.

"Dari total anggaran Rp.2,3 triliun untuk Kalbar, Rp. 500 milyarnya di Bumi Uncak Kapuas," terangnya.

Ia menambahkan, untuk jumlah paket pengerjaan yang masuk ke Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2018 ini, sebanyak delapan paket, terdir idari paket pelebaran, pemeliharaan rutin, pelapisan dan lain -lain.

Sekretris daerah (Sekda) Kapuas Hulu, Muhammad Sukri mengatakan, Danau Sentarum saat ini sudah masuk dalam 100 urutan destinasi nasional. Khusus di Kalbar ada dua yang masuk dalam 100 urutan destinasi tersebut yakni Cap Go Meh di Singkawang dan Danau Sentarum di Kapuas Hulu.

"Kami saat ini terus berupaya mengembangkan sektor wisata ini dengan menggandeng berbagai pihak," jelasnya.

Diterangkannya, untuk mengembangkan sektor wisata tersebut terkendala pada infrastruktur jalan, dimana Bis Malaysia tidak bisa masuk dikarenakan jalan utama ditanjung kerja yang sempit.

"Kedepan kita minta ada pelebaran tikungan jalan dari pemerintah pusat, jalan kita ini masih belum memenuhi standar," ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan, untuk pusat wisata boleh dibangun jalan strategis nasional, hal itu berdasarkan hasil kesepakatan Komisi V dengan Kementrian PU.

"Jadi nantinya jalan berstatus strategis nasional itu dibagun jatuh pas diibibir danau sentarum," terangnya.

Ditambahkannya, untuk itu antara Pemda dan Balai harus menyepakati untuk dilakukan study terlebih dahulu, setelah studynya selesai bisa diinfokan ke dirinya untuk penganggarannya.

"Penganggaran untuk ruas jalan baru menggunakan APBN itu tidak mudah-mudah amat, namun saya akan memperjuangkannya," katanya.

Kontraktor Tidak Pernah Sampaikan Kegiatan 

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir mengatakan, selama ini kontraktor tidak pernah menyampaikan berapa banyak jumlah kegiatan yang dikerjakan di Kapuas Hulu, sebagai pemimpin didaerah dirinya ingin mengetahui siapa pelaksananya dan berapa banyak jumlah paket pengerjaan yang dilaksanakan di Bumi Uncak Kapuas.

"Saya ini mantan kontraktor biasanya ketika akan memulai pembangunan selalu menyurati Kades, Camat dan sebagianya," katanya.

Ditegaskannya, hal itu sangat penting supaya ketika ada permasalahan yang timbul pihaknya mengetahuinya.

"Kita ini mau komunikasi dan koordinasi yang baik, jangan sampai ketika ada permasalahan kami sama sekali tidak tau, sementara yang dulu bertanggungjawab itu kepala daerah," terangnya. (sap/jek)

Tiga Pesona Daya Tarik Wisata 

Kepala Sub Bidang Fasilitasi Pengelolaan Pariwisata Kementerian Pariwisata RI Suroso, ada tiga pesona daya tarik wisata Danau Sentarum yang perlu dikembangkan dan menjadi fokus perhatian.

"Khusus untuk Danau Sentarum yang fokus perlu dikembangkan yaitu Bukit Tekenang, Pulau Melayu serta Desa Melembang dan Kedungkang," kata Suroso

Ia mengatakan tiga lokasi itu dipilih secara musyawarah dengan perwakilan para pemangku kepentingan, berdasarkan pertimbangan terutama tingkat kunjungan wisatawan dan kesiapan untuk pengembangannya. Kementerian Pariwisata sangat mendukung pengembangan wisata di daerah, termasuk wisata Danau Sentarum di Kapuas Hulu.

"Kami sangat berharap Pemerintah Daerah Kapuas Hulu bersama pelaku usaha pariwisata, dapat melanjutkan inisiasi yang dilakukan Kementerian Pariwisata," ujar Suroso lagi.
Dia mengatakan, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat merupakan hal yang strategis dan musti menjadi perhatian bersama.

"Masyarakat dilibatkan dalam pengembangan pariwisata, memberikan peluang agat masyarakat setempat dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan," tuturnya. (ant/jek)