Gerakan Tanam Padi Kelompok Tani, Pemda Terus Tingkatkan SDM Pertanian

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 122

Gerakan Tanam Padi Kelompok Tani, Pemda Terus Tingkatkan SDM Pertanian
PANTAU - Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir saat memantau langsung tanam padi kelompok tani Pantak Permai, Dusun Sungai Rusa, Desa Nanga Lot, Kecamatan Seberuang, kemarin. (SP/Syafari)
Ucapan terimakasih mengalir dari Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir kepada petani yang telah bekerja secara maksimal dengan menanam padi dua kali bahkan tiga kali dalam setahun, guna membantu dalam percepatan peningkatan produksi pertanian.

SP - Hal tersebut disampaikan Nasir, saat membuka kegiatan gerakan tanam padi kelompok tani Pantak Permai, Dusun Sungai Rusa, Desa Nanga Lot, Kecamatan Seberuang, kemarin. Dikatakannya, ini bertujuan untuk mewujudkan tercapainya ketahanan pangan dan kedaulatan pangan di Bumi Uncak Kapuas.

Ia juga mengatakan, konsep pembangunan berkelanjutan di Kapuas Hulu harus tetap dilaksanakan secara konsisten dan komprehensif. Sebagaimana Misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada sumber daya daerah yang berkelanjutan.

"Untuk mencapai misi tersebut, Pemda kapuas hulu telah membuat beberapa langkah konkrit, seperti pemanfaatan SDA, teknologi berbasis spesifik lokasi, dukungan infrastruktur pertanian dan alat mesin pertanian yang memadai," jelasnya.

Selain itu, Pemda terus melakukan peningkatan SDM pertanian yang mampu mengaplikasikan atau menerapkan paket inovasi teknologi yang dianjurkan, selanjutnya peningkatan sumberdaya modal usaha melalui pola kerjasama atau kemitraan usaha yang saling menguntungkan.

"Baik melalui Bumdes dan BUMD yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu," jelasnya.

Selama ini dikatakan Nasir, Pemda Kapuas Hulu bersama pemerintah pusat terus berupaya mewujudkan adanya suatu produk unggulan dan kawasan unggulan daerah, yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif. Sehingga pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada sumberdaya daerah yang berkelanjutan, dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan adanya keselarasan antar aspek ekonomi, sosial dan stabilitas keamanan daerah.

"Ada beberapa kecamatan yang berpotensi dikembangkan sektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, seperti Kecamatan Seberuang, Suhaid, dan Selimbau, karena memiliki potensi SDA," ungkapnya. 

Nasir berharap, ke depan agar mampu menciptakan dan membangun kawasan dan komoditi unggulan daerah. Untuk itu, ia meminta kepada instansi terkait agar membantu kebutuhan petani di pedesaan guna medorong percepatan produktifitas usaha pertanian, mulai dari penyediaan agro-input sampai kepada pemasaran hasil produksi. (syafari/pul)