Pekerja PETI di Kapuas Hulu Mengamuk

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 622

Pekerja PETI di Kapuas Hulu Mengamuk
Aksi pekerja PETI di Kapuas Hulu. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Ribuan pekerja Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kapuas Hulu mengamuk di gedung DPRD Kapuas Hulu, Selasa (24/4).

Kedatangan mereka yang diperkirakan berjumlah empat ribu orang, untuk beraudiensi terkait masalah penegakan hukum yang dilakukan APH terhadap PETI.

Para peserta aksi yang berada di luar gedung DPRD Kapuas Hulu secara terus menerus melempari gedung wakil rakyat dan petugas kepolisian yang berjaga dengan batu. 

Akibatnya kaca gedung menjadi pecah. Petugas kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata dan menembakkan air dari water canon untuk membubarkan massa. 

Koordinator Audiensi, M Dahar menjelaskan massa adalah gabungan dari sembilan kecamatan. 

Dahar meminta agar keluhan dari masyarakat kecamatan-kecamatan penghasil emas Kapuas Hulu tersebut didengar oleh pemerintah, mengingat akibat penertiban yang dilakukan oleh APH masyarakat menjadi resah dalam bekerja.

"Masyarakat kita kebanyakan menggantungkan hidup dari hasil pertambangan emas, untuk itu kita minta dicarikanlah solusinya dari permasalahan ini," pintanya. (sap)