Imam Sampaikan Empat Poin Penting Soal Kamtibmas di Gereja

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 310

Imam Sampaikan Empat Poin Penting Soal Kamtibmas di Gereja
Kapolres Kapuas Hulu, Akbp Imam Riyadi menyampaikan pesan kamtibmas di gereja. (ist)
PUTUSSIBAU,SP- Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menyampaikan empat poin penting imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda Putussibau, Minggu (20/05).

Keempat poin tersebut disampaikan Kapolres sebelum Ibadah Misa Ekaristi Hari Raya Pentakosta di Putussibau dilaksanakan.

"Empat poin penting tersebut saya sampaikan, pasca terjadinya bom bunuh diri dibeberapa wilayah yaitu di Mako Brimob, Surabaya, Mapolrestabes Surabaya, Sidoarjo dan Mapolda Riau," terangnya.

Empat poin penting antara lain sebagai berikut, menyikapi kejadian tersebut agar seluruh warga Kapuas Hulu khususnya umat/jemaat di gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) Putussibau tidak terpengaruh.

"Jangan mengaitkan kejadian teror bom tersebut dengan agama yang ada di wilayah Indonesia, mari sama-sama saling menjaga situasi di Kapuas Hulu agar tetap kondusif," ajaknya.

Selanjutnya, tidak ada agama yang mengajarkan untuk saling membunuh dan menyerang. Kita juga harus cermat dan bijak dalam menyikapi suatu kejadian baik yang terjadi di wilayah  maupun Indonesia secara umum.

"Maka dari itu mari dalam menjalani kehidupan masyarakat kita awasi betul keluar masuknya orang di wilayah kita, sehingga teror bom ataupun kejadian-kejadian lain dapat diantisipasi secara dini dan tidak terjadi di wilayah Kapuas Hulu," harapnya.

Kemudian, sepakat menyatakan bahwa pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat mulai dari tingkat bawah sampai tingkat atas harus peduli dengan lingkungan dan harus mampu menyikapi situasi kamtibmas.

"Guna mewujudkan Kapuas Hulu yang aman, tentram dan damai bagi kita semua," katanya.

Lanjutnya, apabila ada suatu masalah segera diberitahukan kepada pihaknya, dan nanti pihaknya akan segera menindaklanjuti.

"Supaya permasalahan tersebut tidak meluas dan dapat segera diselesaikan," katanya. (sap)