Dandim Putussibau Prihatin Banyak Pemuda Terlibat Ujaran Kebencian

Kapuas Hulu

Editor Andrie P Putra Dibaca : 378

Dandim Putussibau Prihatin Banyak Pemuda Terlibat Ujaran Kebencian
Apel di Kodim Putussibau. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU, SP - Dandim 1206/Putussibau, Letkol Inf Muhammad Ibnu Subroto prihatin dengan banyaknya generasi muda yang berurusan dengan pihak kepolisian, lantaran menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial.

Dikatakannya, saat ini ada beberapa anak yang mengunggah dan berkomentar mengandung ujaran kebencian diproses oleh Polres Kapuas Hulu, mereka melanggar Undang-undang (UU) ITE Pasal 29 ayat 2.

"Banyak informasi yang masuk ke WA dan FB saya terkait ujaran kebencian, info tersebut saya sampaikan ke Polres dan langsung mereka tindaklanjuti," katanya, seusai memimpin apel Kebangkitan Nasional ke-110 di Kodim 1206 Putussibau, Senin (21/5).

Menurut Dandim kejadian ini terjadi karena ketidaktahuan dan minimnya sosialisasi serta komunikasi, sehingga ketika mereka mendengar informasi terkait permasalahan tertentu mereka langsung berkomentar dengan emosional.

"Tidak hanya generasi muda saja, Dosen USU Sumatra utara juga ada yang diamankan karena postingannya yang menyatakan bom di gereja Surabaya merupakan rekayasa," katanya.

Dia mengajak agar masyarakat tidak mengunggah sesuatu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, untuk itu ia meminta agar para Babinsa agar memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

"Dunia digitalisasi saat ini pergunakanlah untuk hal-hal positif seperti berjualan online, bertukar informasi pekerjaan dan lain-lain," terangnya. (sap)