Majelis Perempuan Melayu Kapuas Hulu Akan Gelar Nikah Masal

Kapuas Hulu

Editor Indra W Dibaca : 641

Majelis Perempuan Melayu Kapuas Hulu Akan Gelar Nikah Masal
Ketua DPD Majelis Perempuan Melayu Kapuas Hulu Ana Mariana. (SP/Sap)

PUTUSSIBAU, SP- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Perempuan Melayu Kapuas Hulu akan melaksanakan nikah masal pada September 2018 mendatang.

Ketua DPD Majelis Perempuan Melayu Kapuas Hulu Ana Mariana, menjelaskan maksud dari nikah masal tersebut yakni melegalkan nikah secara negara.

"Yang tadinya mereka menikah sah secara agama, sekarang kita legalkan secara kenegaraan,"katanya.

Ditambahkannya, mengingat mereka belum memiliki surat menyurat secara kenegaraan seperti buku nikah, akibatnya mereka akan kesulitan mengurus administrasi yang lain seperti membuat akte lahir anak dan sebagainya.

"Jadi nantinya kami yang akan memfasilitasi mengurus itu, ini semua kami lakukan untuk membantu mereka," terangnya.

Dijelaskannya, mengingat kondisi keuangan yang terbatas dan jika tidak ada donatur yang membantu, maka pihaknya hanya akan menikahkan sebanyak 20 pasangan saja.

"Target kami mereka yang berada di wilayah Putussibau saja, namun jika ada dari daerah lain yang berminat kami juga menerima, hanya saja kami tidak menanggung biaya transportasi," paparnya.

Ana menjelaskan, tidak ada syarat khusus bagi para peserta nikah masal, terkecuali jangan sampai yang bersangkutan Nikah Siri, sebab khawatirnya nanti akan menimbulkan permasalahan.

"Tapi hal itu tetap akan kami lakukan pengecekan dengan sangat teliti, kami juga minta surat keterangan dari Kades dan KUA yang menyatakan mereka sudah menikah," terangnya.

Warga Putussibau Yanti mengatakan, kegiatan tersebut jika terlaksana jelas sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang tidak mampu dan tidak mengerti dalam kepengurusan administrasi tersebut.

"Ketiadaan biaya dan ketidaktahuan itu yang menjadi kendala masyarakat kita selama ini, sehingga mereka tidak mengurus administrasi menikahnya," jelasnya.

Diterangkannya, saat ini zaman sudah maju dimana data menjadi hal yang terpenting dalam segala kepengurusan, jika tidak dilengkapi dengan data yang benar seperti KTP, Akte Lahir, Buku Nikah dan sebagainya maka akan sangat sulit untuk mengurus administrasi lain yang dibutuhkan.

"Untuk masuk sekolah saja saat ini sudah pakai Akte Lahir, mau pinjam uang di Bank dan kredit motor juga harus memerlukan data keluarga yang jelas," terangnya. (sap)