Legislator: PAD Bumi Uncak Kapuas Masih Sangat Minim

Kapuas Hulu

Editor Indra W Dibaca : 132

Legislator: PAD Bumi Uncak Kapuas Masih Sangat Minim
Angggota DPRD Kapuas Hulu, Fabianus Kasim. (SP/Sap)
PUTUSSIBAU, SP - Angggota DPRD Kapuas Hulu, Fabianus Kasim mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bumi Uncak Kapuas saat ini masih sangat minim. Hal ini dikarenakan Pemerintah Daerah (Pemda) belum mengoptimalkan sumber PAD yang ada.

“Oleh karena itu, ke depan perlu dibuat regulasi khusus terkait penarikan retribusi PAD,” katanya, Senin (18/6).

Dijelaskannya, potensi sumber PAD yang ada seperti penarikan retribusi pada restoran, rumah makan, hotel, penginapan, tempat hiburan, parkir, sarang burung walet, dan ikan hias seperti arwana red.

"Ke depan harus dibuat regulasi retribusi yang ekonomis dan dapat dipercaya agar para pelaku usaha tidak ragu dalam membayar retribusinya," katanya.

Legislator Hanura ini menambahkan, selain itu, ada potensi PAD lain yang berasal dari sumber daya alam (SDA) seperti di sektor pertambangan. Namun sayangnya, potensi kekayaan alam tersebut tidak dapat diolah lantaran terbentur dengan status hutan lindung, sehingga memerlukan proses pembuatan ijin yang panjang.

"Kalau kita hanya mengharapkan pendapatan PAD dari pajak bumi dan bangunan tidak akan mampu mendongkrak PAD Bumi Uncak Kapuas, karena jumlahnya sangat kecil," terangnya.

Terkait pengkajian hukum tentang regulasi retribusi PAD, saat ini sedang dikaji oleh Bapemperda DPRD Kapuas Hulu, dimana jika dinyatakan layak maka akan dibuatkan Perda khusus terkait retribusi PAD tersebut.

"Perda itu nantinya yang akan dijadikan payung hukum untuk menarik retribusi," jelasnya.

Selain itu, menurutnya pihaknya juga akan mengkaji retribusi PAD khusus untuk sektor pariwisata, mengingat di Kapuas Hulu ada dua tempat wisata yang terkenal dan sudah mendunia yakni Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS), Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK), Bukit Tilung, Bukit Semedang dan arung jeram yang terdapat di wilayah perhuluan.

"Saya minta dinas terkait harus kreatif dan aktif melihat dan memanfaatkan potensi yang ada untuk dijadikan sumber PAD Bumi Uncak Kapuas," terangnya. (sap)