SDA di Kapuas Hulu Belum Sejahterakan Masyarakat

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 143

SDA di Kapuas Hulu Belum Sejahterakan Masyarakat
Ilustrasi. (Net)
PUTUSSIBAU, SP - Kapuas Hulu memiliki Sumber Daya Alam (SDA) pertambangan yang sangat besar, khususnya batu bara dan emas. Hanya saja pontensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga belum bisa mensejahterakan masyarakat.

Anggota DPRD Kapuas Hulu, Imam Sabirin mengatakan, permasalahan selama ini belum adanya investor yang serius mengelola potensi tambang yang ada. Selain itu, dengan adanya peraturan perundang-undangan yang baru dimana kewenangan pertambangan sudah diambil alih oleh provinsi juga menjadi kendala.

"Wilayah yang banyak potensi pertambangan seperti emas dan batu bara itu kebanyakan di Selatan," ujarnya, Selasa (19/6).

Dijelaskannya, jauhnya jarak Kapuas Hulu dari ibu kota provinsi Kalbar, yakni Pontinak juga menjadi salah satu alasan para investor enggan untuk mengelolanya. Mengingat biaya angkut yang tinggi.

"Tugas eksekutif memang untuk mendatang investor, kapasitas legislatif itu hanya menyarankan saja, agar kekayaan alam yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal demi mensejahterakan masyarakat," jelasnya.

Ke depan, jika ada perusahaan ysng ingin mengelolanya, hendaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar mereka mengerti dan dapat menerima keberadaan perusahaan tersebut.

"Masyarakat itu sebenarnya tidak akan melakukan penolakan terhadap investor, jika diberikan pemahaman dan sosialisasi yang baik," katanya.

Iman menduga, bila terjadi gejolak di masyarakat terkait penolakan terhadap investor, kemungkinan besar ada oknum tertentu yang berusaha menciptakan situasi tersebut untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

"Pemda dan investor jangan menyerah, jika ada permasalahan harus diselesaikan. Sebab tidak ada permasalahan yang tidak ada jalan keluarnya," terangnya.

Ia juga meminta kepada investor, agar melengkapi perusahaannya dengan perizinan yang jelas, supaya tidak menimbulkan permasalahan, baik dengan masyarakat, pemerintah dan aparat penegak hukum.

"Jika semua aturan sudah dipenuhi, tidak ada yang bisa menghalangi ketika dia akan berusaha," pungkasnya. (sap/pul)