Prioritas Pengembangan Sektor Wisata, Tiga Wilayah di Kapuas Hulu Jadi Target Disporapar

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 144

Prioritas Pengembangan Sektor Wisata, Tiga Wilayah di Kapuas Hulu Jadi Target Disporapar
DANAU LINDUNG - Danau Lindung Empangau Kecamatan Bunut Hilir wilayah Kapuas, jadi salah satu tempat wisata yang akan dikembangkan oleh Disporapar Kapuas Hulu. Hanya saja, untuk wilayah ini baru akan dikembangkan pada tahun 2019, sementara wilayah Utara da
Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kapuas Hulu, akan memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata di tiga wilayah seperti Utara, Selatan dan Kapuas.

SP - Kepala Disporapar Kapuas Hulu Antonius mengatakan, pengembangan sektor pariwisata akan dilakukan secara bertahap, hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran yang dialami pihaknya saat ini.

"Untuk tahun 2018 ini, pengembangan akan fokuskan di Utara dan Selatan," katanya, Kamis (5/7).

Dijelaskannya, untuk Utara tempat pariwisata yang akan dikembangkan seperti di Kedungkang Kecamatan Batang Lupar, dimana tahun ini akan dibangun jalan setapak sepanjang 600 meter dari Kampung Kedungkang menuju bibir danau.

"Di bibir danau akan dibangun dermaga wisata, dimana nantinya akan ada pusat kuliner dan kerajinan," jelasnya.

Digambarkannya, Kedungkang itu letaknya di wilayah Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS), nantinya segala bentuk atraksi dan festival danau akan difokuskan di sana.

"Sementara untuk wilayah Selatan, khususnya Kecamatan Hulu Gurung wisata yang akan dikembangkan yakni Beluan Permai Komplek," jelasnya.

Pengembangan pariwisata di Selatan sesuai dengan kebijakan bupati Kapuas Hulu. Nanti pihaknya akan berusaha mempercepat agar wilayah tersebut dikunjungi oleh para wisatawan.

"Meskipun di sana dirasakan masih sulit untuk mendatangkan Wisatawan Manca Negara (Wisman), namun untuk Wisatawan Nusantara (Wisnu) masih bisa," katanya.

Saat ini pihaknya sedang mendata potensi alam, budaya dan kearifan lokal di wilayah tersebut yang dapat dikembangkan. Selain itu juga membentuk Kelompok Pengelola Pariwisata (KPP) mulai dari tingkat desa sampai gabungan beberapa desa.

"Wisata yang mau dijual di sana itu, seperti air terjun dan pemandangan alamnya yang sangat indah serta kearifan lokal yang ada," terangnya.

Sementara untuk wilayah Kapuas, pengembangan akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang. Khususnya di Danau Lindung Empangau Kecamatan Bunut Hilir.

"Danau Lindung Empangau sampai saat ini masih terpelihara dengan baik. Danau tersebut dilindung dengan Perdes. Selain itu, di sana terdapat kearifan masyarakat nelayan, ini tentunya memiliki potensi wisata," katanya.

Hanya saja, menurutnya kendala saat ini terdapat pada akses jalan yang masih belum mendukung, sebab masih belum terhubung jalan darat. Sehingga para wisatawan mengalami kesulitan untuk berkunjung ke sana.

"Di sana masih mengandalkan transportasi air. Hanya saja secara umum masyarakat Kapuas Hulu mendukung pembentukan kampung wisata," pungkasnya. (syafari/pul)