Kerjasama Resmi TNI AD dan TDM, Komitmen Bersama Jaga Wilayah Perbatasan

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 111

Kerjasama Resmi TNI AD dan TDM, Komitmen Bersama Jaga Wilayah Perbatasan
TINJAU - Dandim 1206 Putussibau bersama Bupati Kapuas Hulu saat meninjau kegiatan TMMD yang dilaksanakan di wilayah Kapuas Hulu beberapa waktu lalu. TNI AD kini telah menjalin kerjasama dengan PDM untuk menjaga perbatasan. (SP/Syafari)
Untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kapuas Hulu, telah terjalin kerjasama resmi antara TNI AD (Indonesia) dengan Tentara Diraja Malaysia (TDM).

SP - Dikatakan Dandim Kodim 1206 Putussibau, Letkol Infantri M Ibnu Subroto, bahwa di sana sudah ada Pos Gabungan antara TNI AD dan TDM. Untuk Pos tersebut, letaknya di Lubuk Antu. Bentuk kerjasamanya seperti mengadakan patroli bersama.

"Itu diatur oleh Danyon 320 yang ada di perbatasan. Kerjasamanya sudah mulai dilakukan semenjak adanya TNI di sana," terangnya.

Dijelaskannya, kerjasama tersebut ada batasan-batasannya yang harus dipatuhi oleh TNI AD dan TDM. Batasan tersebut telah dibuat berdasarkan komitmen di lapangan.

"Kerjsama itu sudah resmi langsung dari Mabes TNI, bukan dari kita. Untuk anggota yang berada di Pos Gabungan tersebut, sebanyak satu regu," jelasnya.

Warga Kapuas Hulu, Toni berharap, dengan adanya kerjasama antara Indonesia-Malaysia, dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga perbatasan. Selain memberikan rasa aman petugas juga diminta untuk menjaga wilayah NKRI.

"Wilayah kita harus terus dijaga, sejengkal tanahpun harus kita pertahankan. Dengan kerjasama ini, artinya ke depan tidak adalagi pergeseran patok batas," harapnya.

Toni mengatakan, TNI AD merupakan benteng pertahanan Indonesia. Untuk itu, ia meminta petugas yang bertugas di perbatasan agar diperhatikan kesejahteraannya oleh pemerintah pusat.

"Kita berterimakasih kepada TNI AD yang selama ini secara terus menerus menjaga patok batas di perbatasan," katanya.

Ia juga meminta agar pemerintah menebalkan jumlah pasukan, mengingat wilayah perbatasan sangat luas. Jika hanya mengandalkan personel yang terbatas, tidak akan mampu mengontrol wilayah tersebut.

"Hubungan baik dengan negara tetangga Malaysia harus terus kita tingkatkan, asalkan sama-sama menguntungkan. Selain itu kami meminta agar aset SDA di perbatasan juga terus dijaga," pintanya. (syafari/pul)