Polres Kapuas Hulu Tangkap Pelaku Judi Kupon Putih Online

Kapuas Hulu

Editor Indra W Dibaca : 449

Polres Kapuas Hulu Tangkap Pelaku Judi Kupon Putih Online
Ilustrasi. (Net)
PUTUSSIBAU, SP - Polres Kapuas Hulu menangkap satu pelaku judi kupon putih online di kawasan Jalan Abang Umar Juned, Desa Semitau Hulu, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, Kamis (2/3). Penangkapan ini berawal dari informasi warga. 

Tersangka adalah Joniadi alias Rio, warga Dusun Kampung Baru, Desa Nanga Suhaid, Kecamatan Suhaid.

Kapolres Kapuas Hulu, R. Siswo Handoyo, Jumat (3/8) mengatakan, petugas kepolisian sebelumnya mendapatkan informasi terkait adanya orang yang melakukan permainan judi kupon putih atau toto gelap. Petugas kemudian mendatangi warung di Jalan Abang Umar Juned, Desa Semitau Hulu.

Di dalam warung tersebut petugas mendapati barang-barang yang ada di dalam tas tersangka diduga untuk permainan judi, diantaranya dua unit handphone merk Xioami dan Samsung beserta uang hasil pemasangan togel sebanyak Rp.931.000.

"Dipesan masuk (SMS) handphone Samsung berisikan tulisan angka-angka terkaan pemasangan judi tersebut," kata Kapolres.

Sedangkan handphone Xioami digunakan untuk mengakses nomor togel yang keluar, adapun pelaksanaan permainannya yaitu tersangka mengakses melalui internet website : Mujurtoto2 dengan memasukkan Password 123456.


"Kemudian melakukan defosit sebesar Rp500 ribu saat pertama kali mengakses, dan uang hasil pemasangan judi kepada pengelola akun yang tertera di halaman akun atas pelaksananya," terangnya.

"Setiap bulannya tersangka mendapat keuntungan Rp5 juta. Judi online tersebut sudah dilakukan semenjak 2017 lalu sampai saat ini," imbuhnya.

Selain dua unit handphone, dari tangan tersangka juga diamankan barang bukti satu lembar bukti resi pengiriman uang melalui ATM dengan jumlah Rp375.555, satu lembar bukti resi pengiriman melalui ATM dengan jumlah Rp275.555 dan uang tunai sebesar Rp931.000.

"Tersangka melanggar pasal 303 ayat (1) Ke 1e KUHP dan atau pasal 303 ayat (1) ke 3e KUHP dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp25 juta," jelasnya. (sap)