Perlu Ada Skala Prioritas, Pemda Diminta Fokus Tentukan Arah Pembangunan

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 32

Perlu Ada Skala Prioritas, Pemda Diminta Fokus Tentukan Arah Pembangunan
PASAR KEDAH - Bangunan Pasar Kedamin Indah (Kedah) Putussibau hingga saat ini belum belum difungsikan. Hal ini dikarena bangunan tersebut bermasalah Tipikor. (Dok)
Tokoh Pemuda Kapuas Hulu, Andi Ibrahim, meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat agar lebih fokus dalam menentukan arah pembangunan, agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

SP - Menurutnya, selama ini pembangunan dirasakan masih belum terarah. Hal ini bisa dilihat dari belum adanya produk unggulan Bumi Uncak Kapuas yang bisa diandalkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta lemahnya infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan.

"Termasuk lemahnya pelayanan kesehatan dan pendidikan," katanya, belum lama ini.

Mantan Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kapuas Hulu (IPMKH) Pontianak 2011-2013 menjelaskan, seharusnya Pemda lebih mempunyai skala prioritas dalam pembangunan serta melibatkan semua pihak dalam menentukan arah kebijakan, seperti masyarakat, tokoh pemuda, tokoh intelektual, cendekiawan dan pihak terkait.

"Banyaknya pembangunan yang tidak bermanfaat menjadi perhatian, misalnya Balai Pertemuan yang menghabiskan dana puluhan miliar, Pasar Kedah, Terminal Kedamin yang tidak befungsi dan masih banyak lagi lainnya," terangnya.

Alumni Polnep Pontianak angkatan 2010 ini berharap, ke depan perencanaan pembangunan harus dilaksanakan sebaik mungkin dan sesuai dengan prosedur yang ada, sehingga pembangunan seperti yang disebutkan di atas tidak terulang kembali.

"Terkesan gagal perencanaan dan boros anggaran, ini jelas merugikan masyarakat," tegasnya.

Alumni SMA 01 Putussibau ini berharap, ke depan eksekutif dan legislatif harus lebih transparan dalam proses perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pembangunan agar tepat sasaran dan terukur, demi terciptanya kemajuan Kapuas Hulu, baik dari segi SDM maupun infrastruktur.

"Kita memasuki musim Pileg 2019, saya minta masyarakat cerdas dalam menentukan pilihan," katanya.

Anggota Hipmi Kapuas Hulu ini melanjutkan, jika ke depan masyarakat salah dalam memilih, maka ke depan kejadian seperti di atas tidak menutup kemungkinan akan terus berulang, sehingga masyarakat akan menjadi korban dan dirugikan kembali.

"Lakukanlah perubahan dengan memilih dewan berkualitas, yakni mereka yang mampu membawa perubahan di Bumi Uncak Kapuas," pungkasnya. (syafari/pul)