30 Napi Ikut Bhakti Sosial

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 56

30 Napi Ikut Bhakti Sosial
BAKSOS - Narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Putussibau, saat melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial (Baksos), di Yayasan Ma'arif NU Kapuas Hulu, Selasa (7/8). (SP/Syafari)
PUTUSSIBAU, SP - Sebanyak 30 orang Pasukan Merah Putih Narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Putussibau, melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial (Baksos), di Yayasan Ma'arif NU Kapuas Hulu, Selasa (7/8).

Kepala Rutan Kelas II B Putussibau, Mulyoko mengatakan, para Napi sangat antusias dalam melaksanakan Baksos. Kegiatan ini merupakan bentuk program kepada negeri.

"Kegiatan ini untuk lebih mengenalkan Napi ke masyarakat luar. Dengan tujuan untuk mengurangi tanggapan negatif dari masyarakat ke Napi tersebut," katanya

Mulyoko yang saat itu memimpin langsung kegiatan Baksos tgersebut menilai, saat ini masih ada masyarakat yang berpikir negatif terhadap Napi. 

"Hal itu dapat dilihat, setelah keluar dari Rutan, banyak masyarakat tidak mau dekat dengan mantan Napi," jelasnya.

Dikatakannya, hasil kegiatan Baksos tersebut akan dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM, selanjutnya barulah disambut ke presiden.
 
"Nantinya akan ditayang saat merayakan HUT Dharma Karya Dhika, pada tanggal 30 Oktober tahun ini," jelasnya.

Dikatakannya, Napi yang mengikuti Baksos tersebut merupakan orang-orang pilihan. Sehingga kecil kemungkinan mereka akan melarikan diri saat melaksanakan kegiatan tersebut.

"Mereka yang mengikuti Baksos ini selama di dalam Rutan berkelakuan baik, dan sudah cukup lama menjadi warga binaan," terangnya.

Dalam rangka pembinaan, warga Rutan juga mengikuti berbagai program kegiatan, di antaranya seperti berkebun, bertani serta berlatih kerajinan.

"Termasuk pembinaan kerohanian, baik muslim maupun non muslim yang rutin dilaksanakan," jelasnya.

Mulyoko berharap, begitu bebas para Napi tidak lagi merasa minder dengan lingkungan dan memiliki keterampilan, dengan apa yang mereka dapatkan selama berada di dalam Rutan. (sap/pul)