Anton: Kapuas Hulu Kurang Tenaga Penyuluh Pertanian

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 34

Anton: Kapuas Hulu Kurang Tenaga Penyuluh Pertanian
SAMBUTAN - Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero saat memberikan sambutan pada acara pertemuan penyuluh pertanian tingkat kabupaten, di Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Rabu (8/8). (SP/Syafari)
PUTUSSIBAU, SP - Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero mengatakan, saat ini Bumi Uncak Kapuas mengalami kekurangan tenaga penyuluh pertanian. Untuk itu, Pemda terus berupaya mengatasi persoalan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Anton pada kegiatan pertemuan penyuluh pertanian tingkat kabupaten. Ia berharap dari kegiatan itu, dapat mengembangkan kawasan dan komoditi unggulan daerah secara terpadu.

"APBD kita untuk tahun 2018 hanya sekitar Rp1,6 triliun, jadi kita harus pandai-pandai mengelolahnya," katanya saat membuka kegiatan tersebut, di Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Rabu (8/8).

Dikatakannya, melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, pihaknya membuat perencanaan, termasuk untuk tenaga penyuluh. 

"Kalau memang itu sangat prinsip dan tidak bertentangan dengan aturan, bisa dilakukan," katanya.

Pertanian pangan saat ini menjadi idola, apalagi bila melihat potensi yang ada. Terkait kekurangan sarana dan pra sarana, bisa dibantu dari pusat, jika Kapuas Hulu memiliki produk unggulan.

"Penyuluh harus komitmen dalam hal ini, mengingat kemampuan keuangan kita terbatas. Saat ini masih banyak lahan kita yang siap dikelola," jelasnya.

Untuk program unggulan yang sudah dipersiapkan saat ini, seperti ubi kayu dan beras seluang. Untuk itu, melalui pertemuan ini, para penyuluh pertanian dapat mencarikan solusi dari permasalahan yang dihadapi.

"Mari kita dukung program pemerintah di daerah sehingga bisa berjalan dengan baik," ajaknya. 

Seketaris Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, Paingwandi menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah penyampaian dan evaluasi program tahun 2018 serta penyusunan rencana pembangunan pertanian tahun 2019.

"Kita akan membahas terkait usulan untuk program 2019, dari masing-masing kecamatan dan desa yang ada," katanya.

Dikatakannya, Pemda Kapuas Hulu akan fokus pada peningkatan produksi padi, untuk menghilangkan ketergantungan dengan dunia luar.

"Selain itu, akan dilakukan perluasan areal penanaman ubi kayu, termasuk jagung," pungkasnya. (sap/pul)