Bea Cukai Musnahkan Hasil Penindakan Barang Milik Negara

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 64

Bea Cukai Musnahkan Hasil Penindakan Barang Milik Negara
PEMUSNAHAN - pemusnahan hasil penindakan dan sosialisasi ketentuan penanganan barang milik negara oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Nanga Badau, Kamis (9/8). (SP/Syafari)
PUTUSSIBAU, SP - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Nanga Badau, melakukan pemusnahan hasil penindakan dan sosialisasi ketentuan penanganan barang milik negara.

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, yang turut hadir pada kegiata tersebut mengatakan, barang milik negara yang akan dimusnahkan antaranya rokok 87.020 batang, minuman mengandung etil alkohol 288 botol, pakan ternak dua karung, gula pasir 1.500 kg.

"Hasil tembakau iris 5 ribu gram dan pakaian bekas 80 karung dengan jumlah sekitar 12.000 helai," jelasnya.

Dikatakan Anton, materi yang dirugikan pelanggaran ini juga akan menimbulkan dampak terganggunya stabilitas pasar dalam negeri, dan tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera terhadap para pelaku pelanggaran serta dapat meningkatkan sinergi antar instansi terkait, pemerintah dan tokoh adat, tokoh masyarakat," tuturnya.

Penertiban barang ilegal oleh bea cukai penting untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik, dimana iklim ekspor dan impor juga akan membaik sehingga bisa memacu pertumbuhan ekonomi.

"Pemusnahan barang ilegal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dan industri dalam negeri," jelasnya.

Anton berharap, ke depan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Nanga Badau ini dapat memberikan prestasi yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsi, khususnya dibidang pengawasan dan pelayanan.

"Camat Badau, Kades, pemuka adat dan pemuka masyarakat agar bekerjasama dengan Bea Cukai demi menjaga dan melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal," harapnya. (sap/pul)