Komitmen Bangun Daerah Terisolir, Pemkab Targetkan Semua Wilayah Terhubung Jalan Darat

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 34

Komitmen Bangun Daerah Terisolir, Pemkab Targetkan Semua Wilayah Terhubung Jalan Darat
PENGERJAAN - Proses pengerjaan jalan darat Lintas Selatan Simpang Boyan-Bunut Hilir. Jalan ini akan kembali dianggarkan pada tahun 2019 agar segera dapat dinikmati masyarakat. (SP/Syafari)
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen untuk membuka keterisoliran Kecamatan Bunut Hilir, hal tersebut dibuktikan dengan keseriusan dalam membangun jalan darat Simpang Boyan-Nanga Bunut.

SP - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kapuas Hulu, Ana Mariana menjelaskan, tahun 2019 mendatang rencananya untuk pembangunan jalan tersebut akan kembali dianggarkan.

"Selama ini pemerintah berkomitmen membangun daerah-daerah yang masih terisolir," katanya.

Ana menjelaskan, untuk tahun 2018 ini, diharapkan jalan tersebut sudah bisa digunakan oleh masyarakat, walaupun kondisi belum sepenuhnya aman dan nyaman untuk dilalui.

"Kami menargetkan ke depan tidak adalagi wilayah -wilayah di Kapuas Hulu yang tidak terhubung jalan darat," ucapnya.

Dijelaskannya, secara keseluruhan panjang jalan tersebut sekitar 37 kilometer, dimana 11 kilometernya merupakan tanah gambut. Sementara untuk penanganan gambutnya dibutuhkan biaya yang besar, yakni sekitar Rp4 miliar perkilometer.

"Jadi Rp4 miliar itu baru penanganan gambut saja, belum termasuk semen dan aspal. Butuh dana yang besar untuk membangun jalan itu," ungkapnya.

Selain karena tanahnya gambut, kesulitan pembangunan jalan tersebut terletak pada ketersedian material yang minim, sehingga terpaksa harus mendatangkan dari wilayah luar.

"Dengan demikian biayanya akan semakin tinggi. Di sana tidak ada bukit yang menyediakan material yang diperlukan," terangnya.

Ana Mariana berharap, masyarakat Kecamatan Bunut Hilir dapat terus bersabar, mengingat selama ini Pemda Kapuas Hulu terus berjuang dalam membangun jalan tersebut.

"Jadi dana yang ada itu tidak hanya untuk membangun satu wilayah saja, tetapi dibagi untuk membangun wilayah lainnya yang ada di Bumi Uncak Kapuas," tutupnya. (syafari/pul)