Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Gelar Lomba Rakyat hingga Kibarkan Bendera Raksasa

Kapuas Hulu

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 163

Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Gelar Lomba Rakyat hingga Kibarkan Bendera Raksasa
PASANG BENDERA - Warga di Gerbang Batas Indonesia Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat memasang ratusan bendera merah putih. (Net)
Masyarakat di daerah perbatasan Indonesia - Malaysia, Kecamatan Badau wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat siap melaksanakan berbagai perlombaan rakyat untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 73 Kemerdekaan RI.

SP - Camat Badau, Adenan mengatakan, banyak perlombaan rakyat yang akan digelar masyarakat, seperti bola dangdut, bola voli, tarik tambang dan olahraga rakyat lainnya.

Dia mengemukakan, untuk memeriahakan Hut Kemerdekaan RI pada 2018 warga perbatasan selalu antusias mengikuti berbagai kegiatan. Bahkan, lanjutnya, pada Agustus 2018 juga akan ada dua agenda besar hiburan rakyat yang mendatangkan artis dari Jakarta salah satunya artis dangdut Jenita Janet.

"Jadi pada Agustus 2018, banyak rangkaian kegiatan, selain olahraga rakyat, hiburan rakyat ada juga pasar malam," ujar Adenan, Kamis (9/8).

Ia mengatakan, untuk persiapan upacara HUT Kemerdekaan saat ini masih dirampungkan dengan melibatkan juga personel TNI - Polri.

"Persiapan upacara sudah hampir sebulan terakhir ini sehingga cukup matang," katanya.

Terkait pemasangan bendera merah putih, pihaknya sudah mengimbau kepada masyarakat untuk memasang di masing - masing halaman rumah.

Sementara itu, di Kota Singkawang, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie melepas tim ekspedisi pengibaran bendera merah putih ukuran raksasa di puncak Gunung Poteng Singkawang.

"Kelompok ini akan memulai pendakian dan pemasangan bendera Merah Putih raksasa selama satu hari, bendera yang akan dikibarkan adalah berukuran 25 meter X 17 meter," kata Tjhai Chui Mie di Singkawang.

Menurut dia, tim ekspedisi pendakian dan pengibaran bendera merah putih ini digagas Kapolsek Singkawang Timur, IPTU Harsoyo.

"Saya mengaku bangga dengan inisiatif gabungan elemen masyarakat dan komunitas pendaki untuk memeriahkan HUT RI ke-73 dengan kegiatan pendakian ini," ujarnya.

Dia berharap, pendakian dapat berjalan lancar dan selamat selama diperjalanan. Dirinya menambahkan, dalam rangka menyambut HUT RI ke-73 Pemerintah Kota Singkawang telah mendirikan gerbang Kemerdekaan RI.

Selain itu, Pemkot Singkawang juga mulai menghias kota dengan ribuan atribut bendera merah putih di beberapa ruas jalan seperti Jalan Diponegoro, Budi Utomo, Setia Budi, Sejahtera, Niaga dan Pai Bakir.

Dengan adanya hiasan tersebut, maka Kota Singkawang pun terasa lebih meriah dalam menyambut HUT RI tahun ini. "Apa yang dilakukan adalah semata-mata untuk menyambut Kemerdekaan RI yang merupakan hadiah dari perjuangan para pahlawan yang telah gugur," ungkapnya.

Karena, mereka (pejuang) sudah memperjuangkan jiwa raganya, harta bendanya, dan keluarganya demi merebut kemerdekaan RI. "Sementara kita hanya mengisi dan menyambutnya tentunya harus menggunakan semangat dan bersatu untuk Indonesia yang lebih baik," katanya.

Dalam menyemarakan HUT RI, katanya, Pemerintah Kota Singkawang juga memasang bendera di Bundaran 1001.

"Tiang bendera berbahan baja yang dipasang di lokasi tersebut secara keseluruhan ada sebanyak 45 buah," ujarnya.

Adapun rinciannya, 17 buah di depan bundaran dan 8 buah di tiap-tiap sudut. "Tiang-tiang bendera berbahan baja anti karat ini adalah merupakan bantuan dari masyarakat Singkawang yang tinggal di Jakarta. Nanti ada bantuan lagi yang akan kita pasang di tempat-tempat umum," katanya.

Kepada masyarakat Singkawang, pintanya, segeralah mengibarkan bendera Merah Putih dari tanggal 1 sampai 31 Agustus 2018.

Terlebih dirinya sudah melayangkan surat edaran untuk mengibarkan bendera merah putih kepada masyarakat, instansi dan sekolah-sekolah. (antara/bob)