Warga Gelar Ritual Adat Cari Korban Hilang di Kapuas

Kapuas Hulu

Editor Angga Haksoro Dibaca : 210

Warga Gelar Ritual Adat Cari Korban Hilang di Kapuas
Putussibau, SP - Hari kedua pencarian pelajar yang diduga hilang di Sungai Kapuas di Dusun Sauwe, Desa Melapi, Kecamatan Putussibau Selatan terus dilanjutkan. Pencarian tersebut dilakukan di darat dan di sungai.  

Korban Randi merupakan pelajar Kelas II SMAN Badau. Randi diberitakan hilang di tepian Sungai Kapuas, Minggu (4/11) pukul 09.00 Wib.  

Kepala Adat Dusun Sauwe, Rajayang menyampaikan kejadian serupa pernah terjadi belasan tahun lalu. Korban Sengkudan baru diketemukan setelah sebelas hari menghilang.  

“Korban dibawa roh-roh jahat. Korban baru kami temukan setelah diadakkan ritual manyarong, saat itu kondisinya ditemukan dalam keadaan hidup,” kata Rajayang, Senin (5/11).  

Untuk mencari Randi, Kepala Adat akan kembali melakukan ritual adat yang sama. Sebab menurut pengelihatan ‘orang pintar’, korban hilang di darat bukan di sungai.  

“Hari ini mulai dilakukan ritualnya sampai malam. Dia dibawa oleh hantu tapok,” jelasnya.  

Sane Ketua RT 04 Dusun Sauwe mengaku tidak mengetahui proses kejadian hilangnya Randi. Saat kejadian, dia sedang berada di ladang. “Saya baru mengetahui ada orang hilang setelah ada orang yang telephone saya.”  

Dia berharap agar setiap warga luar yang berkunjung ke wilayahnya agar melaporkan diri agar diketahui keberadaan mereka. “Kami memaklumi juga mereka ini masih anak sekolah,” katanya. (sap)