Tanpa Listrik, Kualitas SDM Desa Rendah

Kapuas Hulu

Editor Angga Haksoro Dibaca : 89

Tanpa Listrik, Kualitas SDM Desa Rendah
Putussibau, SP - Ketiadaan jaringan listrik PLN, masih dirasakan di banyak desa di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat, mereka berharap permasalahan ini dapat segera mendapat respon pemerintah.  

Beberapa Desa yang belum teraliri listrik diantaranya Desa Laboyan, Kecamatan Selimbau, Desa Nanga Dua dan Desa Batu Tiga di Kecamatan Bunut Hulu, serta desa-desa di Kecamatan Kalis dan Kecamatan Puring Kencana.  

Warga Desa Nanga Leboyan, Abang Usman menyampaikan, kondisi ketiadaan listrik tersebut sudah dialaminya semenjak Indonesia belum merdeka sampai saat ini.  

“Warga di Desa Nanga Leboyan sekitar 900 kepala keluarga, kami sangat kesulitan untuk melakukan aktifitas tanpa listrik PLN,” kata Abang Usman, Kamis (8/11).  

Selama ini warga setempat menggunakan tenaga listrik dari ganset pribadi dan harus mengeluarkan biaya yang besar. “Kami berharap desa kami mendapat perhatian serius dari pemerintah,” harapnya.  

Warga Desa Nanga Dua, Kecamatan Bunut Hulu, Simon Supeno, menyampaikan dampak dari ketiadaan listrik berimbas pada pengembangan sumber daya manusia. Pihaknya kesulitan mendapatkan informasi dari televisi.  

“Kami tidak bisa secara leluasa menggunakan barang eletronik. Diperparah lagi di sini susah sinyal internet,” tuturnya.  

Menurut Simon, saat ini tingkat pendidikan sumber daya manusia warga Desa Nanga Dua masih sangat minim. Kebanyakan hanya tamatan SD, SMP dan sebagian SMA.  

“Kami ingin merasakan pemerataan pembangunan. Jika di wilayah lain sudah merasakan listrik negara, kami juga ingin seperti mereka,” ujar Simon.  

Anggota DPRD Kapuas Hulu, Fabianus Kasim menyampaikan di Kecamatan Kalis juga masih banyak desa yang belum menikmati jaringan listrik negara. “Saya sudah sering menyampaikan masalah ini ke PLN maupun pemerintah pusat,” terangnya. (sap)