Jumat, 13 Desember 2019


Nasir Harap Anggaran Terserap Optimal

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 58
Nasir Harap Anggaran Terserap Optimal

PENYERAHAN DIPA - Kepama KPPN Putussibau menyerahkan DIPA dan persiapan pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2020, di aula Bappeda Kapuas Hulu, Senin (25/12). IST

PUTUSSIBAU, SP - Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan persiapan pelaksanaan anggaran tahun anggaran 2020, dilaksanakan di aula Bappeda Kapuas Hulu, Senin (25/12).

Kepama KPPN Putussibau, Heru Marthono menyampaikan, penyerahan DIPA ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya.

”Kita berharap dengan penyerahan DIPA ini, mampu memberikan energi baru, sehingga pengelolaan anggaran negara lebih baik dari sebelumnya,” harapnya

Heru juga berharap, semua pihak dapat melaksanakan dan menyukseskan agenda pembangunan 2020 sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

”DIPA 2020 yang akan diserahkan sebanyak 28 DIPA, Pagu dana tahun ini turun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Heru mengingatkan, para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) 2019 agar fokus pada anggaran 2019 ini.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyampaikan, anggaran yang ada harus terserap secara optimal agar mampu memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.

"Jangan ada dana yang tidak terpakai di akhir tahun, gunakan dana secara efektif, efesien, dan objektif,” pintanya.

Dijelaskan Nasir, belum lama ini seluruh kepala daerah, forkopimda, gubernur, kementerian dan lembaga, menghadiri rapat koordinasi yang dihadiri oleh Presiden.

"Presiden meminta belanja agar segera direalisasikan sejak awal tahun untuk mendorong percepatan pembangunan, utamanya belanja modal,"katanya

Bupati dua periode ini meminta kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk meneliti dan melihat DIPA yang sudah diserahkan tersebut, jika terdapat kesalahan segera diperbaiki.

”Jika ada yang salah dari usulan, harap segera diperbaiki,” pintanya

Ia mengharapkan, tahun depan tidak ada lagi dana yang dikembalikan ke pusat karena tidak terserap, terkecuali karena kendala alam. (sap/lha)