Jumat, 06 Desember 2019


Dana Pembangunan Asrama Mahasiswa Belum Dianggarkan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 62
Dana Pembangunan Asrama Mahasiswa Belum Dianggarkan

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu, Nusantara Gawat

PUTUSSIBAU, SP - Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu, belum menganggarkan dana untuk pembangunan asrama mahasiswa Kapuas Hulu di Pontianak.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Kapuas Hulu, Nusantara Gawat menyampaikan bahwa Bupati menargetkan dalam masa kepemimpinannya, asrama mahasiswa sudah terbangun.

”Jika status tanah di Sepakat II Pontianak itu sudah jelas, baru kita anggarkan untuk pembangunannya," ujarnya, belum lama ini.

Ia melanjutkan, terkait masalah lahan tersebut, pihaknya telah melakukan penjajakan dan komunikasi dengan bagian pertanahan Pemda Kapuas Hulu.

"Kami belum berani menargetkan kapan realisasi pastinya pembangunan asrama itu, namun kami tetap usahakan secepatnya," katanya.

Saat ditanya berapa rencananya anggaran untuk pembangunan asrama mahasiswa tersebut, Gawat menyampaikan akan disesuaikan dengan kebutuhan nantinya.

"Nanti kita rinci berapa jumlah kamarnya dan berapa luas bangunannya," tuturnya.

Dijelaskan Gawat, Bupati ingin masalah asrama ini segera dituntaskan pembangunannya, agar tidak berlarut-larut. Mengingat, bangunan tersebut sangat dibutuhkan mahasiswa Bumi Uncak Kapuas.

”Jika tanahnya kecil, maka bangunannya nanti akan dibangun dua tingkat. Itu pun kita lihat dulu bagaimana kondisi tanahnya. Jika gambut, mungkin hanya satu tingkat saja," ungkapnya

Sebelumnya, Kepala Bagian Pertanahan Setda Pemkab Kapuas Hulu, Adji Winursito menerangkan, pihaknya telah melakukan pengadaan tanah di wilayah Sepakat II Pontianak. Saat ini, sedang dilakukan proses permohonan balik nama agar bisa dipakai oleh Pemda Kapuas Hulu.

”Proses balik nama itu sedang ditangani notaris di Pontianak, mudah mudahan secepat bisa keluar,” harapnya

Menurutnya, luas tanah yang akan dijadikan asrama mahasiswa itu seluas 1.100 m2. Pengadaan tanah tersebut secara khusus diperuntukkan bagi pembangunan asrama mahasiswa Kapuas Hulu.

”Untuk nominal dana pengadaan tanahnya, yakni sekitar Rp1,7 miliar,” katanya. (sap/lha)