Rabu, 29 Januari 2020


Syarat Administratif Jadi Kendala Caleg

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 92
Syarat Administratif Jadi Kendala Caleg

EVALUASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan Evaluasi Pencalonan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu di kantor KPU setempat, Kamis (28/11). IST

PUTUSSIBAU, SP -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan Evaluasi Pencalonan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu di kantor KPU setempat, Kamis (28/11).

Ketua KPU Kapuas Hulu, Ahmad Yani menyampaikan, melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan perbaikan dalam pelaksanaan pemilu di masa mendatang.

"Masukan dan saran yang ini sangat dibutuhkan untuk menjadi perbaikan sehingga melahirkan pemilu yang berkualitas,” tuturnya.

Yani melanjutkan, sebelumnya saat uji publik PKPU terjadi perdebatan. Ada beberapa parpol yang sempat beradu argumentasi terkait aturan KPU soal calon eks koruptor, napi narkoba, dan kejahatan terhadap anak.

”Dengan adanya syarat itu, sebetulnya tujuannya sebagai upaya menghadirkan calon wakil rakyat yang berintegritas," katanya.

Sehingga, kata dia, masyarakat punya pilihan calon pemimpin berkualitas. Selain itu, masalah administratif yang juga menjadi kendala, ada pihak yang merasa dirugikan, misalnya berkenaan dengan pembuatan surat keterangan sehat yang diurus para calon legislatif.

"Terdapat aturan yang kemudian tidak dipakai setelah keluar surat edaran terbaru," ucapnya.

Menurut Yani, bila melihat parpol yang ada saat ini, sudah sangat kooperatif dalam mengurusnya. Pembuatan surat sehat, bebas narkoba, dan kesehatan jiwa, tidak ada di wilayah Kapuas Hulu. Itulah yang menjadi kendalanya.

”Pemeriksaan itu ditentukan di Pontianak dan ke Singkawang. Untuk itu, kami mengharapkan ada masukan,” harapnya.

Dengan demikian, KPU Kapuas Hulu bisa menyampaikannya ke KPU RI. Apalagi dalam waktu dekat, Kapuas Hulu akan melaksanakan Pilkada Serentak 2020. 

”Komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun dalam upaya menyukseskan Pilkada 2020 mendatang,” ucapnya.

Saat ini, ucap Yani, tahapan pemilihan serentak 2020 sudah dimulai pada 23 September 2019. Terkait dengan sosialisasi, akan melibatkan semua pihak.

"Saya juga mengharapkan agar semua parpol bisa hadir dalam setiap Kegiatan. Sehingga informasi yang disampaikan KPU, dapat terserap dengan baik oleh semua unsur parpol peserta Pemilu," pungkasnya. (rls/sap/lha)