Senin, 17 Februari 2020


Penghapusan UN Berlaku 2021

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 54
Penghapusan UN Berlaku 2021

UJIAN NASIONAL – Siswa-siswi sedang mengerjakan soal saat Ujian Nasional (UN). Kebijakan UN akan dihapus pada 2021.

PUTUSSIBAU, SP – Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menghapus Ujian Nasional (UN) belum diterapkan di Kabupaten Kapuas Hulu pada 2020. 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi, baru-baru ini. 

Dikatakan bahwa kebijakan penghapusan UN memang sudah dipersiapkan oleh kementerian terkait. Hal tersebut tentunya berdasarkan pertimbangan khusus dari perkembangan dunia pendidikan saat ini. 

"Akan tetapi UN untuk tahun ini belum ada penghapusan. Kebijakan penghapusannya ada di tahun 2021," tutur Kusnadi. 

Untuk tahun 2020, UN di Kapuas Hulu tetap berjalan. UN tersebut ada yang berbasis kertas pensil, ada yang berbasis komputer atau UNBK.

"Untuk Kapuas Hulu belum semuanya berbasis komputer," tuturnya.

Disinggung terkait isu kebijakan tidak ada penundaan kenaikan kelas, Kusnadi menuturkan hal tersebut belum diinstruksikan. Menurut Kusnadi, akan lebih baik apabila sistem kenaikan kelas tetap bergantung pada guru. 

"Sebab mereka yang berkompeten menilai perkembangan kemampuan siswa," ujarnya.

Hal terpenting, menurut Kusnadi, guru harus dipersiapkan menjadi tenaga profesi yang profesional. Apabila guru itu seorang guru Matematika, maka mengajar mata pelajaran tersebut.

"Namun karena keadaan, memang ada guru Matematika disuruh mengajar Bahasa Inggris. Kalau guru SD itu memang ditentukan sebagai guru kelas yang mengajar seluruh mata pelajaran," ungkapnya.

Kusnadi berharap ke depan selain mekanisme pendidikan yang berubah, sumber daya manusia untuk pendidik juga perlu diperhatikan. Dengan tenaga pendidik yang profesional akan menghasilkan generasi penerus yang berkualitas. 

"Kita berharap dunia pendidikan, baik secara nasional maupun di daerah, dapat terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ini sangat penting untuk investasi bangsa kita kedepan," tuntasnya. (sap/bah)

Diubah Jadi Asesmen Kompetensi Minimum 

Pada tahun 2021, Ujian Nasional diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Asesmen Kompetensi Minimum tidak lagi berdasarkan mata pelajaran melainkan literasi dan numerasi.

Literasi yang dimaksud adalah kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. 

Sedangkan numerasi adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Selain itu, ada pula Survei Karakter yang menekankan pada penguatan pendidikan karakter. (tik/bah)