Langganan SP 2

Rombongan Mabes TNI AL Kunjungi Persiapan Sail Selat Karimata 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Kalbar

Kayong Utara

Editor sutan Dibaca : 654

Rombongan Mabes TNI AL Kunjungi Persiapan Sail Selat Karimata 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Kalbar
KUNJUNGAN- Perwakilan Mabes TNI-AL, Kolonel TNI Marinir Ketut Suaria didampingi Wakil Bupati Kayong Utara (KKU), Idrus tengah meninjau lokasi perhelatan Sail Selat Karimata di Sukadana, Kamis (10/3). SUARA PEMRED/ SYAHAR BANU
SUKADANA, SP –Perwakilan Markas Besar TNI-AL melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kamis (10/3).  Kunjungan ini terkait koordinasi dengan Pemkab Kayong Utara menjelang perhelatan Sail Selat Karimata 2016.

Kehadiran rombongan dari Mabes TNI-AL ini disambut Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus. Usai berbincang dan makan siang di Hotel Mahkota, Sukadana,  rombongan yang ditemani Idrus, langsung meninjau lokasi puncak acara Sail Selat Karimata 2016, yakni di Pelabuhan Cik Kadir dan Pantai Pulau Datuk.
 
Perwakilan rombongan Mabes TNI-AL, Kolonel Marinir Ketut Suaria menyatakan, kunjungannya ini, bertujuan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah sekaligus melihat sejumlah lokasi yang menjadi tempat acara puncak Sail.


“Secara khusus kita meninjau lokasi, sekaligus berkomunikasi dengan pemda, untuk mengetahui tingkat kesiapan antara subpanitia pusat,” tutur Ketut Suaria.
 
Ketut juga memuji kesiapan pemerintah daerah dalam menyongsong perhelatan Sail Selat Karimata, walaupun hingga saat ini Keputusan Presiden RI belum dikeluarkan. Dirinya tetap berharap semua pihak terkait, dapat mempersiapkan diri.
 
“Saya berterimakasih dengan pak Wakil Bupati Kayong Utara, karena sudah mempersiapkan acara ini sebaik mungkin. Saya pikir dengan waktu yang tersisa sampai Oktober, kita akan mampu melaksanakannya,” terangnya.
 
Pihak TNI-AL sendiri, lanjutnya, sudah mempersiapkan tim survei untuk meneliti titik labuh kapal-kapal.  Diharapkan dua pekan ke depan sudah dapat ditentukan titik mana saja yang akan dijadikan titik labuh untuk ukuran kapal tertentu.
 
“Titik labuh secara keseluruhan sudah tersedia. Namun nanti kita akan turunkan tim survei dari Dishidros AL. Dibutuhkan waktu 40 hingga 50 hari untuk mengetahui kedalaman air, pasang surut, arus air, arah angin, dan sebagainya,” lanjutnya.
 
Terkait jumlah personil yang akan diturunkan pihak TNI-AL selama Sail Selat Karimata 2016, Ketut Suaria masih belum dapat memastikan. Namun menurutnya, semakin banyak jumlah kapal yang diturunkan pihak TNI-AL, maka akan banyak juga jumlah personel yang diturunkan, belum lagi dari angkatan lainnya di TNI.
 
“Sebanyak mungkin akan kita kirim kapal. Belum lagi dari angkatan darat, udara, kepolisian, dan kementerian lainnya,” tuturnya. (ble/bob)