Oknum Paket Proyek Sail Selat Karimata 2016 Bermunculan

Kayong Utara

Editor sutan Dibaca : 924

Oknum Paket  Proyek Sail Selat Karimata 2016 Bermunculan
Pantai Pulau Datok direncanakan akan menjadi lokasi puncak Sail Selat Karimata 2016, Oktober mendatang. SUARA PEMRED/ YODI RISMANA
SUKADANA, SP - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kayong Utara (KKU), Baharudin, memperingatkan kepada masyarakat termasuk para kontraktor, agar dapat lebih waspada terhadap oknum yang menjajakan proyek Sail Selat Karimata 2016.
“Jadi jika ada oknum yang meminta uang untuk melobi supaya dapat paket proyek Sail Selat Karimata, jangan dipercaya, itu modus dan penipuan,” terangnya, Selasa, (19/4).

Baharudin mengungkapkan, pihaknya telah menerima pengaduan sejumlah kontraktor,  Menurut informasi yang diperolehnya, oknum tersebut mengaku kenal dekat dengan para penjabat di pemerintah pusat, yang bersangkutan mengiming-imingi akan melobi proyek pembangunan di kegiatan Sail Selat Karimata.
“Oknum yang tidak bertanggungjawab itu, meminta uang kepada para kontraktor sebagai bentuk modal untuk melobi penjabat di kementerian,” katanya.

Selain itu, tambah Baharudin, makelar proyek Sail Selat Karimata 2016, kerap menjanjikan bisa mendatangkan dana pusat, asalkan para kontraktor menyetor terlebih dahulu biaya modal lobi di pusat. “Saya berharap kepada para kontraktor, untuk waspada dan jangan terpancing dengan bujuk rayu para makelar proyek Sail Selat Karimata 2016,” imbau pria asal Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir ini.

Menurutnya, kehadiran para oknum makelar ini, tak hanya meresahkan para kontraktor pekerja proyek di KKU, melainkan masyarakat dan pemerintah daerah yang ditunjukan sebagai tuan rumah.
“Sudah banyak yang setor dana kepada oknum yang berasal dari luar Kayong Utara itu,” ungkap Baharudin.

Terkait dengan proyek Sail Selat Karimata, Baharudin menjelaskan, itu semua ada mekanismenya dan sudah diusulkan oleh Pemkab KKU. Sehingga dipastikan, tidak ada kaitannya dengan oknum yang mengaku dekat dengan pejabat kementerian tersebut.
“Namanya penipuan, pasti menggunakan segala cara. Jadi kita harus waspada dan jangan mudah terlena,” pesannya.

Sudah Diakomodir
Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid turut mengimbau dan memperingatkan kepada semua pihak, akan modus penipuan yang menjanjikan proyek pembangunan pada kegiatan Sail Selat Karimata 2016, Oktober mendatang. “Ini merupakan ulah oknum tidak bertanggungjawab, yang ingin mencari keuntungan dari pelaksanaan sail,” ungkapnya di sela-sela rapat kepanitiaan Sail Selat Karimata 2016, yang melibatkan semua pihak dan instansi, Senin (18/4) kemarin.

Hildi menerangkan, proyek kegiatan Sail Selat Karimata 2016,  sudah diakomodir langsung oleh pemkab melalui proposal yang diajukan ke pemerintah pusat, sehingga tidak benar jika ada pihak yang bisa membantu untuk memudahkan mendapatkan proyek tersebut.

"Jadi saya harapkan masyarakat lebih waspada. Jangan sampai tertipu dengan oknum yang mencari kesempatan dan keuntungan," tuturnya. (ble/bob)