Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Tinjau Persiapan Sail Selat Karimata 2016

Kayong Utara

Editor sutan Dibaca : 839

Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Tinjau Persiapan Sail Selat Karimata 2016
Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta meninjau persiapan pelaksanaan Sail Selat Karimata 2016 di Kabupaten Kayong Utara. (syarief asegaf/suara pemred)
SUKADANA, SP – Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Oedang (OSO), Kamis (5/5), meluangkan waktu untuk melihat perkembangan pengerjaan pembangunan dalam rangka menyongsong Sail Selat Karimata 2016 di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Dalam kunjungan itu, Oesman Sapta disambut Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid. Kunjungan singkat yang dilakukan OSO, demikian Wakil MPR RI tersebut biasa disapa, dimanfaatkannya juga untuk melihat lahan yang sedang dikerjakan pihak pemerintah, baik pemerintah daerah Kayong Utara, Provinsi Kalbar, dan pemerintah pusat.

Dirinya juga melihat pembangunan Masjid Agung yang masih dalam tahap pengerjaan. Juga tidak lupa mengunjungi jalan lingkar kabupaten, serta bersilaturahmi dengan masyarakat yang dilewatinya.

Usai berkeliling Kota Sukadana, OSO langsung menuju rumah Dinas Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid untuk menerima masyarakat yang sudah ramai menunggu. Tepat pukul 15.00 WIB, Oesman langsung pamitan dengan masyarakat Sukadana.

Disela-sela pamitan warga Sukadana, Oesman sempat memberikan keterangan singkat kepada para awak media yang telah menunggu. Menurutnya, pembangunan di Kayong Utara harus didukung seluruh elemen dan lapisan masyarakat, agar Kabupaten Kayong Utara menjadi maju dan berkembang.
“Sejauh ini saya tidak begitu tahu persiapan Sail Karimata,” kata Oesman.

Persiapan itu semuanya ada di Bupati, di masyarakat Sukadana, Kayong Utara. “Jadi kalau masyarakatnya mendukung, ini pasti sukses,” tegas Oesman.

Pulau Karimata memiliki luas sekitar 77 ribu hektare yang berstatus Suaka Alam Laut (SAL) ini memang menjanjikan keindahan bawah laut yang belum banyak dikenal para pehobi kegiatan di bawah laut di Indonesia.

Di samping eksotisme taman lautnya, potensi "landscape" kepulauan yang dihuni oleh lebih dari 1.400 jiwa ini pun menawarkan pesona yang tidak kalah menawan.

Secara geografis, kepulauan ini berada di selat perairan antara Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Gugusannya terdiri dari dua pulau besar, yaitu Pulau Karimata dan Pulau Serutu, serta beberapa pulau kecil nan memesona, diantaranya Pulau Kelumpang, Pulau Buluh, Pulau Belian, Pulau Busung, Pulau Segunung, Pulau Genting, Pulau Serungganing dan Pulau Kera.

Karimata mungkin juga tempat wisata indah lain di Tanah Air, masih terbalut kesulitan klasik, yakni sulit dijangkau dan mahal, karena lokasinya dan infastruktur yang belum tersedia.
Penyelenggaraan Sail Selat Karimata yang akan berlangsung Oktober 2016, diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata yang ada.

Sebelumnya, Bupati Kayong Utara Hildi Hamid mengatakan, "Konsep Sail Karimata itu merupakan bentuk intervensi dari pemerintah pusat untuk mendongkrak daerah tertinggal. Selain meningkatkan destinasi wisata, juga menggali potensi yang ada di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Selat Karimata," katanya.
(ble/ant/pas/lis/sut)