Bupati Hildi Hamid: Persiapan Sail Selat Karimata 2016 Capai 55 Persen

Kayong Utara

Editor sutan Dibaca : 767

Bupati Hildi Hamid: Persiapan Sail Selat Karimata 2016 Capai 55 Persen
Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid (bertopi putih) beserta rombongan meninjau sejumlah pembangunan pada proyek Sail Selat Karimata 2016 di Sukadana, Jumat (15/7). SUARA PEMRED/SYAHAR BANU
SUKADANA, SP – Perhelatan akbar Sail Selat Karimata 2016 menjadi sebuah momen penting bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Kayong Utara (KKU). Tak ayal proses pembangunan sarana dan prasarananya menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.  

Hampir setiap hari, Bupati KKU, Hildi Hamid meluangkan waktu untuk melihat kegiatan pembangunan yang sedang berjalan. Begitu pula Stakeholder dari pemerintah Pusat,  yang silih berganti mengunjungi Negeri Bertuah ini, guna meninjau pembangunan tersebut. Terutama dari kementerian yang terkait.

Progres pembangunan venue sail sudah mencapai 55 persen, baik melalui APBN maupun APBD. 
  Hal ini diutarakan oleh Hildi Hamid saat menemani salah satu pihak Event Organizer (EO) dari pemerintah pusat, Jumat (15/7).

Menurutnya, usai melaksanakan hari raya Idulfitri, kunjungan tamu dari pusat dipastikan meningkat. Di antaranya untuk melihat progres pembangunan yang telah dilaksanakan. Baik pembangunan fisik, maupun persiapan lainnya.   

“Misalnya para koreographer tarian yang sudah mulai memberikan pelatihan kepada para penari lokal yang akan terlibat pada tarian kolosal di pembukaan acara puncak. Selain itu, akan datang pula para pramuka yang berjumlah 400,” tutur Hildi.  

Melonjaknya kunjungan tamu dari pusat tersebut, membuat pemerintah daerah harus bekerja ekstra keras. Tentulah hal ini perlu mendapat dukungan dari segala pihak, terutama masyarakat Kayong Utara.  

“Saya harap dukungan dari seluruh masyarakat. Jangan sedikit-dikit disuruh menghentikan pekerjaan, persoalan ganti rugi dan lainnya,” kata Hildi.    

Sementara itu, anggota DPRD KKU, Syukran yang juga ikut bersama rombongan meninjau lokasi proyek, berkeyakinan setiap pekerjaan pembangunan yang sedang berjalan, akan selesai tepat pada waktu yang telah ditentukan.   “Saya melihat pembangunan yang sedang berlangsung ini, dari segi teknis tidak ada kendala, mungkin hanya dari faktor alam dan cuaca. Jika keadaan cuaca mendukung, saya yakin semua bisa terkejar,” kata Syukran.  

Ditambahkannya, peran serta wakil rakyat dalam  monitoring pekerjaan pembangunan sail, semata hanya sebagai bentuk dukungan legislatif kepada pemerintah daerah. Baik buruknya penyelenggaraan ini, tergantung partisipasi semua elemen yang terlibat, termasuk masyarakat. 
 

“Yang kita sayangkan, kita telah berjuang habis-habisan, agar acara ini bisa terselenggara di daerah kita. Tetapi sejak dilaunching kemarin, teman-teman dari Pemerintah Provinsi Kalbar sepertinya tidak memberikan semangat dan dukungan,” ungkapnya.  

Namun, tambahnya, hal tersebut bukanlah merupakan sebuah kendala yang berarti, semua pihak harus tetap membangun daerah dengan semangat kebersamaan.   “Adanya dukungan atau pun tidak, kita harus tetap semangat untuk menyukseskannya,” tuturnya. (ble/bob/sut)